Jurnal Pelopor – Rencana Barcelona untuk kembali bermain di Camp Nou pada musim 2025/2026 menghadapi hambatan serius. Hingga kini, pihak klub belum memperoleh izin resmi dari pemerintah kota untuk membuka kembali stadion legendaris tersebut, padahal jadwal La Liga dan Liga Champions sudah semakin mendesak.
Izin Krusial Belum Dikeluarkan Dewan Kota
Blaugrana sebelumnya sudah mencapai kesepakatan dengan La Liga untuk menggelar tiga laga awal musim di markas lawan, sambil menunggu penyelesaian akhir proyek renovasi Camp Nou. Namun, dengan hanya sembilan hari tersisa menuju batas waktu UEFA pada 28 Agustus 2025, Barcelona masih belum mendapatkan sertifikat akhir konstruksi, dokumen penting untuk mendapatkan lisensi operasional dari Dewan Kota Barcelona.
Menurut laporan RAC1, manajemen klub telah meminta penjadwalan ulang pertemuan dengan Dewan Kota setelah menyatakan bahwa sertifikat konstruksi tidak bisa diserahkan hari ini sebagaimana sebelumnya dijanjikan. Perkiraan saat ini, dokumen tersebut baru akan tersedia paling cepat akhir bulan ini, membuat situasi semakin kritis.
Rencana Kapasitas Bertahap
Barcelona berharap bisa membuka kembali Camp Nou dengan kapasitas awal sekitar 27.000 penonton, sebelum meningkat secara bertahap menjadi 60.000 penonton dalam beberapa bulan ke depan. Namun, temuan terbaru terkait tribune yang belum memenuhi standar keamanan memperlambat proses.
Hal inilah yang membuat Barcelona belum bisa menjamin bahwa stadion siap digunakan untuk pertandingan resmi dalam waktu dekat.
Dampak Besar bagi Liga Champions
Barcelona kini berpacu dengan waktu untuk bisa menyakinkan UEFA bahwa Camp Nou layak menjadi venue pertandingan Liga Champions musim ini. Jika gagal mendapatkan izin sebelum 28 Agustus, mereka dipastikan kembali menggunakan Stadion Montjuïc sebagai markas sementara—lokasi yang sejak awal menuai kritik, baik dari segi atmosfer pertandingan maupun pendapatan tiket.
Situasi ini akan menjadi pukulan finansial besar bagi Barcelona. Pendapatan pertandingan di Camp Nou yang diperbarui menjadi salah satu elemen penting dalam rencana pemulihan ekonomi klub pasca-pandemi dan restrukturisasi utang.
Flick dan Tim Tak Punya Kepastian
Sementara itu, pelatih Hansi Flick turut merasa frustrasi atas ketidakpastian ini. Dalam konferensi pers usai laga kontra Mallorca, Flick menyampaikan kekecewaannya karena tim masih belum tahu kapan bisa “pulang” ke stadion utama mereka. Kemenangan 3-0 atas Mallorca bahkan terasa hambar karena lawan bermain dengan hanya 9 pemain, namun Barcelona gagal menunjukkan dominasi mutlak.
Kesimpulan: Waktu Terus Menipis
Dengan tenggat waktu UEFA yang kian dekat dan pekerjaan konstruksi serta administrasi yang belum rampung, masa depan Camp Nou untuk musim ini masih menggantung. Jika Barcelona tak segera menyelesaikan urusan perizinan, mereka harus kembali merelakan laga-laga kandang bergengsi tanpa atmosfer Camp Nou sebuah kehilangan yang bukan hanya simbolik, tapi juga berdampak besar secara finansial dan emosional.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas
Saksikan berita lainnya:






