• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Lokal Daerah

Mahasiswa Kotawaringin Timur Tuntut Pencabutan UU TNI

Mahasiswa di Kotim demo di DPRD, menuntut pencabutan UU TNI dan meminta wakil rakyat mendengar aspirasi mereka.

Achmad Rizal by Achmad Rizal
28/03/2025
in Lokal Daerah
0
Mahasiswa Kotawaringin Timur Tuntut Pencabutan UU TNI
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi serta organisasi yang tergabung dalam “Aliansi Kesatuan Rakyat Sipil” menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (26/3/2025). Aksi ini dilakukan untuk menyampaikan tuntutan terkait pencabutan Undang-Undang (UU) TNI yang telah disahkan.

Aspirasi Mahasiswa untuk Wakil Rakyat

 

Dani, selaku koordinator aksi, menyatakan bahwa demonstrasi ini bertujuan agar suara rakyat di dengar oleh para wakilnya di DPRD.

“Kami berkumpul di sini untuk menyampaikan aspirasi kepada wakil rakyat yang telah kami pilih. Kami berharap mereka mendengarkan suara kami,” ujar Dani.

Berikut adalah sejumlah tuntutan yang di sampaikan oleh Aliansi Kesatuan Rakyat Sipil kepada DPRD Kotim:

Poin-Poin Tuntutan

  1. Mendorong DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur untuk menyuarakan tuntutan masyarakat Kalimantan Tengah ke DPR RI.
  2. Menuntut DPR RI untuk segera mencabut UU TNI jika peraturan tersebut berpotensi memperluas peran TNI di ranah sipil, yang pada proses perumusannya di nilai tidak transparan dan terkesan terburu-buru.
  3. Meminta komitmen pemerintah dalam menjamin keterbukaan serta transparansi informasi kepada publik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap pengambilan kebijakan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance).
  4. Menolak segala bentuk dwifungsi ABRI/TNI yang tidak sesuai dengan substansi pertahanan negara.
  5. Mendorong supremasi sipil yang kuat dan independen sebagai pilar utama dalam demokrasi yang sehat.
  6. Menolak segala bentuk militerisasi dan menuntut terwujudnya supremasi sipil.
  7. Meminta agar perwira aktif TNI/Polri di kembalikan dari jabatan sipil.
  8. Menuntut DPRD Kotawaringin Timur untuk bertanggung jawab atas keresahan masyarakat dengan memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir tidak menjadi alat bagi militer untuk memasuki ranah sipil.

Dukungan dari Berbagai Elemen

Aksi ini di ikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa, termasuk Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Demokrasi Indonesia (GEMEDI), serta mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sampit (UMM Sampit), Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH), dan Politeknik Sampit.

Aksi berlangsung lancar dan para peserta di berikan kesempatan untuk bertemu dengan Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun. Dalam diskusi yang berlangsung, Rimbun menyatakan komitmennya untuk mengawal tuntutan mahasiswa. Ia berjanji akan mengajak para demonstran ke DPRD Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyampaikan aspirasi mereka hingga ke tingkat DPR RI.

“Kami akan berusaha agar tuntutan ini didengar di tingkat yang lebih tinggi. Kami akan mengawal aspirasi ini sampai ke DPR RI,” ujar Rimbun.

Aksi ini menjadi salah satu bentuk kepedulian masyarakat terhadap dinamika politik dan pemerintahan. Terkhusus, terkait supremasi sipil dan transparansi kebijakan publik.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Revisi UU TNI Disorot Media Asing, Bangkitnya Dwifungsi ABRI?

Klasemen Grup C: Indonesia Terperosok, Bahrain Ancaman!

Saksikan berita lainnya:

Pemangkasan Anggaran Makan Bergizi Gratis! KPK Bersuara!

Ironi Pengelolaan Minyak Indonesia – Ketergantungan Impor di Tengah Sumber Daya Melimpah

Tags: #AliansiRakyat #UU_TNI #Demonstrasi #Indonesia #JurnalPelopor
Previous Post

Ridwan Kamil Bantah Isu Perselingkuhan yang Viral

Next Post

Gempa Guncang Myanmar, Ribuan Tewas, Kerugian Fantastis!

Achmad Rizal

Achmad Rizal

Related Posts

Kebakaran Dapur SPPG di Baureno Senin Dini Hari
Jurnal

Kebakaran Dapur SPPG di Baureno Senin Dini Hari

02/02/2026
PDMLamongan
Jurnal

PDPM Lamongan Gelar Rapimda I di Trawas Mojokerto, Teguhkan Peran Pemuda Negarawan dan Kemandirian Organisasi

26/12/2025
PDPM CUP 2025 – Silaturahmi, Sportivitas, Kebersamaan
Jurnal

Semarak Milad Muhammadiyah ke-113 dan Pra-Rapimda, PDPM Lamongan Gelar Turnamen Futsal PDPM CUP 2025

07/12/2025
Peserta fun bike berangkat dari Kantor Kecamatan Turi
Lokal Daerah

Milad Muhammadiyah ke-113, PCM Turi Meriahkan dengan Fun Bike & Undian Berhadiah Gratis untuk Umum

30/11/2025
nganjuk
Lokal Daerah

Tragedi Nganjuk! Istri–Anak Polisi Dibantai Pelaku Misterius

29/11/2025
RSILAmongan
Lokal Daerah

Karyawan RSM Kalikapas Ikuti Pelatihan BTCLS, Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

24/11/2025
Next Post
gempa myanmar

Gempa Guncang Myanmar, Ribuan Tewas, Kerugian Fantastis!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.