• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Macron Serukan Penangguhan Investasi di AS Usai Kenaikan Tarif

Macron minta perusahaan Eropa hentikan investasi di AS akibat ketegangan dagang dan tarif besar yang diumumkan Presiden Trump.

Achmad Rizal by Achmad Rizal
04/04/2025
in Nasional
0
as

Dok. Daily Sabah

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Ketegangan perdagangan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat semakin memanas setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan perusahaan-perusahaan Eropa untuk menangguhkan investasi mereka di AS. Langkah ini menunjukkan kekhawatiran atas ketidakpastian ekonomi yang dipicu oleh tarif besar-besaran yang diumumkan Presiden Donald Trump.

Dampak bagi Perusahaan Prancis dan Peluang bagi Indonesia

Keputusan ini bisa berdampak pada perusahaan besar Prancis seperti CMA CGM dan Schneider Electric, yang sebelumnya telah mengumumkan investasi besar di AS. Jika perusahaan-perusahaan Eropa mengikuti seruan Macron, hubungan bisnis transatlantik bisa semakin tegang dan memicu langkah balasan yang lebih keras dari Uni Eropa.

Namun, situasi ini juga membuka peluang bagi Indonesia. Dengan perusahaan Eropa mungkin mencari alternatif investasi di luar AS, Indonesia dapat menawarkan lingkungan bisnis yang stabil dan berkembang, terutama di sektor logistik, manufaktur, dan energi.

“Ketegangan ini bisa menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menarik lebih banyak investasi dari perusahaan Eropa yang mencari pasar baru,” ujar ekonom Rizky Darmawan.

Langkah Uni Eropa dan Respons Global

Macron juga mengisyaratkan bahwa Uni Eropa dapat menggunakan mekanisme anti-koersi dan langkah-langkah balasan di sektor layanan digital dan pembiayaan. Jika langkah ini diambil, persaingan dagang global bisa semakin meningkat dalam beberapa minggu mendatang.

Namun, pertanyaannya tetap: Apakah para pemimpin Eropa akan bersatu mendukung seruan Macron, ataukah perusahaan tetap akan memprioritaskan kepentingan bisnis mereka di AS? Terlepas dari jawabannya, Indonesia perlu bersiap untuk menangkap peluang dari perubahan dinamika perdagangan global ini.

Sumber: Reuters

Baca Juga:

Dampak Perang Dagang Trump: Indonesia Kena Tarif 32%!

Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Sementara!

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #PerangDagang #UniEropa #AmerikaSerikat #EmmanuelMacron #DonaldTrump #InvestasiGlobal #EkonomiDunia #Prabowo #Indonesia #JurnalPelopor
Previous Post

Fakta Baru! Kasus Jurnalis Dibunuh & Diperkosa Prajurit TNI AL

Next Post

China, Jepang, & Korea Selatan Bersatu Hadapi Tarif AS

Achmad Rizal

Achmad Rizal

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
as

China, Jepang, & Korea Selatan Bersatu Hadapi Tarif AS

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.