Jurnal Pelopor – Bintang Timnas Futsal Indonesia, Syauqi Saud Lubis, membawa motivasi besar jelang laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 kontra Jepang. Bermain di hadapan publik sendiri di Indonesia Arena, Jakarta, Kamis (5/2/2026), Syauqi menyebut duel ini sebagai momen balas dendam yang sudah lama ditunggu.
Kenangan pahit Piala Asia Futsal 2022 di Kuwait masih melekat di benak pemain berusia 25 tahun tersebut. Saat itu, langkah Garuda terhenti di perempat final setelah kalah tipis 2-3 dari Jepang. Kekalahan tersebut menjadi luka yang belum sepenuhnya sembuh, sekaligus bahan bakar tambahan untuk laga krusial kali ini.
“Ya inilah mungkin waktunya membalas dendam kami,” ujar Syauqi.
“Kami enggak bisa janjikan kemenangan, tapi kami janji akan memberikan yang terbaik untuk Tanah Air di semifinal nanti.”
Kesempatan revans kali ini terasa istimewa. Selain bermain di kandang sendiri, performa Timnas Futsal Indonesia sedang berada dalam tren positif. Dukungan ribuan suporter yang memadati Indonesia Arena diyakini menjadi kekuatan ekstra bagi skuad asuhan Hector Souto.
Bungkam Vietnam, Mental Garuda Teruji
Langkah Indonesia ke semifinal diraih lewat kemenangan dramatis 3-2 atas Vietnam pada babak perempat final, Selasa (3/2/2026). Gol cepat Brian Ick di menit keempat membuka kepercayaan diri tim, sebelum Ardiansyah Nur menggandakan keunggulan pada menit ke-11.
Vietnam sempat memperkecil ketertinggalan lewat Nguyen Da Hai pada menit ke-25. Namun, Indonesia kembali menjauh berkat gol Reza Gunawan di menit ke-26. Meski Vietnam mencetak gol kedua pada menit ke-36, Garuda mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke empat besar, tetapi juga bukti kematangan mental Timnas Futsal Indonesia saat ditekan dalam situasi genting. Atmosfer panas Indonesia Arena justru membuat para pemain tampil lebih berani dan disiplin.
Incar Sejarah di Rumah Sendiri
Tak hanya pemain lapangan, kiper Ahmad Habibie juga menyatakan tekad kuat jelang duel melawan Jepang. Ia menegaskan seluruh tim siap tampil habis-habisan demi menciptakan sejarah baru.
“Kita cuma ingin memberikan yang terbaik, kasih semua yang kita punya. Insyaallah jalannya nanti pasti baik,” ujar Habibie.
“Kami minta doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Apalagi ini kita tuan rumah, semoga bisa masuk final dan mencetak sejarah lagi.”
Laga semifinal melawan Jepang diprediksi berlangsung ketat. Jepang dikenal sebagai kekuatan utama futsal Asia dengan pengalaman dan disiplin tinggi. Namun, dengan dukungan publik dan semangat balas dendam, Timnas Futsal Indonesia datang bukan sekadar sebagai penantang.
Kini, satu langkah lagi memisahkan Garuda dari partai puncak Piala Asia Futsal 2026. Mampukah Indonesia menuntaskan misi revans dan melaju ke final? Jawabannya akan ditentukan di Indonesia Arena, di tengah lautan merah-putih yang siap menggema.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







