Jurnal Pelopor – Nama Kuburan Band mendadak ramai dibicarakan warganet setelah sebuah lagu berjudul Tak Diberi Tulang Lagi viral di media sosial, khususnya TikTok. Lagu tersebut disebut-sebut sebagai sindiran keras kepada Slank, yang belakangan kembali aktif merilis lagu bernuansa kritik sosial dan politik. Namun, Kuburan Band akhirnya angkat bicara untuk meluruskan isu yang berkembang.
Narasi yang beredar menyebut lagu Tak Diberi Tulang Lagi dibuat sebagai respons atas lagu Republik Fufufafa milik Slank. Lagu Slank tersebut memang menuai perhatian karena dianggap sebagai simbol kembalinya band legendaris itu ke jalur kritik terhadap situasi politik dan kekuasaan, seperti yang mereka lakukan pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Isu Sindiran terhadap Slank Ramai di Media Sosial
Spekulasi publik muncul karena lirik Tak Diberi Tulang Lagi dianggap menyentil konsistensi Slank dalam mengkritik penguasa. Lagu itu dinilai mempertanyakan sikap Slank yang sempat lama tak vokal, lalu kembali bersuara lewat lagu bernuansa politis.
Dalam berbagai unggahan, lagu tersebut bahkan disebut sebagai “balasan” atau “sindiran balik” dari Kuburan Band terhadap Slank. Nama Kuburan pun terseret karena karakter mereka yang dikenal satir dan kerap menyentil isu sosial lewat musik rock bernuansa humor gelap.
Kuburan Band Tegaskan Lagu Itu Bukan Karya Mereka
Menanggapi ramainya isu tersebut, Kuburan Band akhirnya memberikan klarifikasi tegas. Melalui akun Instagram resmi, vokalis Kuburan Band, Resa Rizkyan, memastikan bahwa lagu Tak Diberi Tulang Lagi sama sekali bukan karya Kuburan.
“Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok yang hoaks, karena itu lagu AI,” tulis Resa dalam pernyataannya, Senin (5/1/2026).
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa lagu viral itu merupakan hasil kecerdasan buatan (AI), bukan produksi resmi dari band asal Bandung tersebut. Kuburan berharap publik tidak lagi mengaitkan lagu tersebut dengan nama mereka.
Tak Ditemukan di Platform Musik Digital
Klarifikasi Kuburan Band juga diperkuat oleh penelusuran di berbagai platform musik digital. Tidak ada lagu berjudul Tak Diberi Tulang Lagi dalam katalog resmi Kuburan Band, baik di Spotify, Apple Music, maupun platform streaming lainnya.
Selain itu, secara musikal, lagu tersebut dinilai jauh berbeda dari ciri khas Kuburan Band. Tak Diberi Tulang Lagi memiliki nuansa hip hop, sementara Kuburan dikenal dengan gaya rock alternatif yang kental dengan elemen satire dan visual panggung unik bercat hitam-putih.
Manfaatkan Momentum untuk Promosi Lagu Baru
Di tengah simpang siur kabar, Kuburan Band justru memanfaatkan momentum viral tersebut untuk memperkenalkan karya terbaru mereka berjudul AJENG. Lagu ini merupakan rilisan resmi Kuburan dan diharapkan bisa lebih dikenal publik dibandingkan lagu hoaks yang beredar luas.
Kuburan Band sendiri merupakan grup musik asal Bandung yang populer lewat lagu-lagu ikonik seperti Lupa Lupa Tapi Ingat dan Tua Tua Keladi (atau Tua Tua Klabing) yang dirilis pada 2009. Dengan klarifikasi ini, Kuburan berharap polemik segera mereda dan tidak lagi menimbulkan kesalahpahaman di kalangan penggemar musik Tanah Air.
Sumber: Detik.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







