• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Business

Lagi Viral! UMKM Dinilai Lebih Suka Jual Barang dari China

Menteri UMKM Maman Abdurrahman soroti banyak UMKM kini jadi trader yang menjual produk jadi asal China karena derasnya barang impor.

musa by musa
09/12/2025
in Business
0
umkm
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengungkapkan fenomena baru di kalangan pelaku UMKM Indonesia. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang lebih memilih menjual produk jadi asal China dibandingkan memproduksi barang lokal. Hal ini terjadi karena derasnya arus barang impor yang masuk ke pasar Indonesia.

Dalam acara BIG Conference 2025 di Hotel Raffles Jakarta, Senin (8/12), Maman menjelaskan bahwa banyak pelaku UMKM kini berubah menjadi trader. Mereka membeli barang jadi dari China, lalu memasarkannya kembali di dalam negeri.

“Karena derasnya arus barang impor, UMKM kita cenderung lebih memilih menjadi trader. Jadi dia beli barang-barang itu di China, lalu pasarkan saja di sini,” ujarnya.

Dampak ke Penyerapan Tenaga Kerja

Maman menilai situasi ini berdampak serius pada sektor tenaga kerja. Padahal, UMKM selama ini menyumbang sekitar 90–95 persen penyerapan tenaga kerja nasional. Dengan lebih banyak UMKM beralih menjadi pedagang, kontribusi mereka terhadap penciptaan lapangan kerja justru tidak maksimal.

“Kalau hanya menjual barang jadi, penyerapan tenaga kerja jadi tidak signifikan. Ekonomi pun tidak bergerak optimal,” kata Maman.

Pemerintah sendiri menargetkan peningkatan sektor produksi UMKM agar ekonomi lokal bergerak lebih kuat dan tidak hanya bergantung pada aktivitas perdagangan.

Perbedaan Aturan Dinilai Memberatkan Pelaku UMKM Indonesia

Maman juga mengkritisi kemudahan masuknya produk dari China. Ia mencontohkan barang seperti jam tangan yang masuk tanpa label resmi, kemudian diberi label Indonesia sebelum dipasarkan.

Sebaliknya, produk lokal justru harus melalui proses perizinan panjang, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga izin BPOM.

“Barang Indonesia harus lewati berbagai izin, sementara produk China bisa masuk tanpa sertifikasi. Ini ketimpangan yang perlu kita benahi,” tegasnya.

Fokus Naikkan Kapasitas Produksi Lokal

Melihat fenomena tersebut, pemerintah menekankan pentingnya mendorong UMKM agar kembali pada sektor produksi, bukan hanya menjadi pasar atau perantara produk asing.

“Kami ingin mencegah Indonesia hanya menjadi pasar. Sektor produksi harus kita naikkan supaya ekonomi daerah bergerak,” ujar Maman.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #UMKM #ProdukChina #Impor #MamanAbdurrahman #Ekonomi #Indonesia
Previous Post

Baru 9 Hari, Agak Laen 2 Sudah Libas 4 Juta Penonton

Next Post

Uang Ganti Rugi Menggunung! Malaysia Airlines Kena Rp52,8 M

musa

musa

Related Posts

bitcoin
Business

Pasar Kripto Berdarah! Bitcoin Anjlok 13% dalam Sehari.

07/02/2026
batu
Business

Hitung Bea Keluar Batu Bara, Bahlil Minta Pengusaha Tak Rugi

09/01/2026
sawit
Business

Prabowo: Sawit Bisa Jawab Kebutuhan Energi Papua

18/12/2025
pesawat
Business

Flydubai Kejutkan Dunia, Borong 225 Pesawat Sekaligus!

20/11/2025
Doug McMillon
Business

Doug McMillon Tinggalkan Walmart: Dari Kuli ke Raja Ritel

17/11/2025
Danantara
Business

Danantara Kurangi Suntikan Modal ke Garuda Jadi Rp23 Triliun

12/11/2025
Next Post
malaysia

Uang Ganti Rugi Menggunung! Malaysia Airlines Kena Rp52,8 M

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.