Jurnal Pelopor – FIFA Club World Cup 2025 bakal menjadi turnamen bersejarah. Untuk pertama kalinya, 32 klub terbaik dari seluruh dunia akan bertarung memperebutkan gelar juara di Amerika Serikat. Sayangnya, tiga juara liga elite Eropa justru tidak masuk dalam daftar peserta: Liverpool, Barcelona, dan Napoli.
1. Liverpool – Tersingkir Karena Kuota Negara

Liverpool tampil gemilang musim lalu dan keluar sebagai juara Liga Inggris di bawah pelatih anyar, Arne Slot. Namun, prestasi domestik itu tidak cukup. FIFA menerapkan aturan ketat: maksimal dua klub dari tiap negara, kecuali jika lebih dari dua klub menjuarai kompetisi kontinental.
Sayangnya, Inggris sudah diwakili oleh Manchester City dan Chelsea, keduanya adalah juara Liga Champions dalam empat musim terakhir. Akibatnya, Liverpool harus gigit jari, meski tampil sangat dominan.
2. Barcelona – Juara Tapi Bukan Prioritas UEFA

Barcelona juga tampil gemilang dengan treble domestik: Liga Spanyol, Copa del Rey, dan Supercopa. Namun, karena gagal mencapai final Liga Champions dan kalah dalam perebutan poin koefisien UEFA, Barcelona kalah bersaing dengan Real Madrid dan Atletico Madrid dalam perebutan tiket Club World Cup.
Meskipun prestasi mereka terbilang luar biasa, sistem kualifikasi FIFA berdasarkan performa di Liga Champions membuat Barça tak punya cukup “nilai UEFA” untuk lolos.
3. Napoli – Juara Italia, Tapi Tak Bersuara di Eropa

Setelah penantian panjang, Napoli akhirnya juara Serie A. Tapi pencapaian di level Eropa tak cukup kuat untuk mengangkat posisi mereka. Inter Milan dan Juventus sudah mengunci dua tempat wakil Italia. Kemenangan Napoli di liga domestik tak diiringi performa mentereng di Liga Champions, sehingga mereka gagal lolos.
FIFA Club World Cup memang menjadi ajang elite, tapi sistem seleksi berdasarkan koefisien dan prestasi kontinental, bukan hanya gelar domestik, membuat beberapa raksasa harus menonton dari rumah.
Sumber: CNN Indonesia
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







