• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

KM Maulana 30 Terbakar, 8 ABK Tak Kunjung Ditemukan

Basarnas Lampung menghentikan pencarian delapan ABK KM Maulana 30 yang hilang usai kebakaran kapal di perairan Tanggamus.

musa by musa
27/12/2025
in Nasional
0
km maulana
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Harapan keluarga delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 30 untuk menemukan orang-orang tercinta akhirnya pupus. Setelah melakukan pencarian intensif selama tujuh hari, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Lampung resmi menghentikan operasi SAR terhadap delapan ABK yang hilang akibat kebakaran kapal di perairan selatan Tanjung Belimbing, Kabupaten Tanggamus, Lampung.

Kepala Kantor Basarnas Lampung, Deden Ridwansah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh proses pencarian telah dilakukan secara maksimal sesuai prosedur dan standar operasi SAR nasional.

“Dengan penuh empati, kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah kebakaran KM Maulana 30. Operasi SAR telah kami laksanakan secara maksimal, namun hingga hari ketujuh korban belum berhasil ditemukan,” ujar Deden, Jumat (26/12/2025).

Pencarian Dilakukan di Laut dan Sepanjang Pesisir

Operasi SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI AL, Polairud, hingga relawan. Pada hari terakhir pencarian, tim memulai kegiatan sejak pagi dengan briefing dan koordinasi di lapangan. Pencarian difokuskan di wilayah laut seluas 142 nautical mile persegi menggunakan Kapal Negara KN SAR 224 Basudewa.

Selain menyisir perairan lepas, tim juga melakukan pencarian di sepanjang pesisir Pantai Tampang hingga wilayah Way Bangik dan Teluk Kiluan. Namun hingga sore hari, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan ABK yang masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan hasil evaluasi SAR Map Prediction dan koordinasi dengan keluarga korban, Basarnas memutuskan menghentikan operasi pencarian aktif. Meski demikian, pihak Basarnas menegaskan tetap akan melakukan pemantauan jika muncul petunjuk atau informasi baru.

Kronologi Kebakaran KM Maulana 30

KM Maulana 30 merupakan kapal nelayan jenis pukat berukuran besar yang bertolak dari Jakarta pada 16 Desember 2025. Kapal tersebut menuju wilayah penangkapan ikan di sekitar Samudra Hindia, dekat perairan Tanggamus, Lampung.

Insiden kebakaran terjadi pada Sabtu pagi, 20 Desember 2025, sekitar pukul 08.00 WIB. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Basarnas mengaku mengalami keterbatasan komunikasi di awal kejadian karena kapal penyelamat menggunakan jaringan Starlink yang hanya aktif secara berkala.

Dari pantauan visual, KM Maulana 30 dilaporkan belum sepenuhnya tenggelam, meski mengeluarkan asap tebal. KN SAR Basudewa dengan 19 kru kemudian diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban.

Data Korban Selamat dan yang Masih Hilang

Sebanyak 25 ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, termasuk nahkoda Sulis Khoirih (36) asal Pekalongan. Para korban selamat berasal dari berbagai daerah, seperti Pekalongan, Batang, Purbalingga, Bekasi, Palembang, Bandung, hingga Jakarta Barat.

Sementara itu, delapan ABK hingga kini masih dinyatakan hilang, yakni M. Rifky Isna, Fattahillah, Syaiful Parno Majid, M. Yusron Muttaqo, Rasmat, Agus Ramadlon, Mujahidin, dan Syafruddin Dirwanto.

Tragedi ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko kerja di sektor kelautan. Keluarga korban berharap, meski operasi SAR dihentikan, upaya pemantauan tetap dilakukan agar kepastian nasib para ABK yang hilang dapat terungkap.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Basarnas #KM_Maulana30 #ABKHilang #Lampung #OperasiSAR #KebakaranKapal #Tanggamus #jurnalpelopor
Previous Post

Hasil Thailand vs Vietnam Ancam Tiket Final Indonesia U-16

Next Post

Ayu Aulia Bantah Isu Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
ayu aulia

Ayu Aulia Bantah Isu Dilantik Jadi Tim Kreatif Kemhan

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.