Jurnal Pelopor — Timnas Futsal Indonesia kembali menunjukkan karakter kuat di panggung Asia. Bermain di Indonesia Arena, Jakarta, skuad Merah Putih sukses menundukkan Kirgistan dengan skor 5-3 pada laga kedua Grup A Piala Asia Futsal 2026, Kamis malam. Kemenangan ini bukan hanya memastikan tiket ke perempat final, tetapi juga menjadi bukti ketangguhan mental tim di bawah tekanan.
Sempat Tertinggal, Mental Jadi Pembeda
Laga kontra Kirgistan berjalan jauh dari kata mudah. Timnas Futsal Indonesia bahkan sempat tertinggal lebih dulu, situasi yang berpotensi menggoyahkan kepercayaan diri siapa pun. Namun, di momen krusial itulah karakter tim berbicara. Perlahan tapi pasti, Indonesia mampu bangkit, membalikkan keadaan, dan mengunci kemenangan dengan lima gol.
Kapten tim, Ardiansyah Nur, menegaskan bahwa faktor mental menjadi kunci utama. Menurutnya, para pemain tetap percaya pada rencana permainan meski sempat kecolongan. Kesiapan taktik yang dibarengi ketenangan membuat tim mampu mengendalikan situasi hingga peluit akhir.
Kepemimpinan di Lapangan
Sebagai anchor sekaligus kapten, Ardiansyah memainkan peran sentral. Ia tidak hanya mengatur tempo permainan, tetapi juga menjaga emosi rekan-rekannya agar tetap fokus. Dalam pertandingan dengan intensitas tinggi, kepemimpinan seperti ini menjadi penopang penting, terutama saat lawan mencoba menekan setelah unggul lebih dulu.
Ia mengapresiasi kerja kolektif tim yang dinilainya tampil solid dari awal hingga akhir laga. Walau masih ada momen kehilangan konsentrasi, ia menilai respons tim terhadap situasi sulit sudah menunjukkan kematangan yang terus berkembang.
Evaluasi di Tengah Euforia
Di balik kemenangan, Ardiansyah tak menutup mata terhadap kekurangan. Bermain di kandang sendiri, ia mengakui tim sempat lengah. Faktor kenyamanan justru sempat membuat konsentrasi menurun, yang berujung pada gol-gol Kirgistan.
Namun, ia memastikan evaluasi langsung dilakukan bersama pelatih. Setiap kesalahan dicatat, setiap detail dibenahi. Baginya, kemenangan bukan alasan untuk berpuas diri, apalagi mengingat tantangan berikutnya jauh lebih berat.
Start Sempurna, Tantangan Lebih Besar Menanti
Dengan dua kemenangan dari dua laga, Timnas Futsal Indonesia mencatatkan start sempurna di Grup A. Sebelumnya, Garuda futsal menggulung Korea Selatan dengan skor telak 5-0, hasil yang mengirim pesan kuat kepada para pesaing.
Tiket perempat final sudah di tangan, tetapi perjalanan belum selesai. Laga terakhir fase grup melawan Irak akan menjadi ujian sesungguhnya untuk menentukan siapa yang keluar sebagai juara grup. Irak juga sama-sama meraih dua kemenangan, membuat duel ini diprediksi berlangsung sengit dan sarat gengsi.
Optimisme yang Membumi
Di tengah euforia publik dan dukungan penuh suporter, Ardiansyah mengajak tim untuk tetap membumi. Ia menekankan pentingnya menjaga mental yang sama, bahkan lebih kuat, saat menghadapi Irak. Menurutnya, konsistensi adalah kunci jika Indonesia ingin melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Kemenangan atas Kirgistan bukan sekadar soal skor, tetapi tentang bagaimana Timnas Futsal Indonesia belajar menghadapi tekanan, bangkit dari ketertinggalan, dan menjaga mental juara. Dengan fondasi ini, harapan untuk mencetak sejarah di Piala Asia Futsal 2026 pun semakin terbuka.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







