Jurnal Pelopor – Warga Tegal Rorotan, Bintaro, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan janin bayi dalam kantong kresek merah yang dibuang di dekat tumpukan sampah. Polisi kini tengah menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku pembuang janin.
Kronologi Penemuan
Janin ditemukan oleh warga pada Jumat (20/6) sore. Dalam video yang viral di media sosial, tampak warga berkerumun mengelilingi sebuah kantong plastik merah yang ternyata berisi janin bayi.
Seorang pria dalam video terlihat menutup janin dengan daun pisang, sementara tubuh janin tampak tergeletak di atas rerumputan, tak jauh dari tumpukan sampah di kawasan pemukiman.
Penyelidikan Polisi
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Muhibur, menyampaikan bahwa penyelidikan sudah berjalan. Beberapa saksi juga telah diperiksa untuk mengungkap pelaku pembuangan janin.
“Kami sudah tangani kasus tersebut dan sementara masih dalam proses penyelidikan,” kata Kompol Muhibur saat dikonfirmasi, Sabtu (21/6/2025).
Saat ini polisi belum merilis keterangan terkait usia janin ataupun penyebab kematian. Namun, hasil penyelidikan dijanjikan akan disampaikan ke publik setelah cukup bukti terkumpul.
Kasus Serupa Pernah Terjadi
Penemuan janin seperti ini bukan pertama kalinya terjadi di wilayah Bintaro dan sekitarnya. Beberapa bulan sebelumnya, seorang pria sempat ditangkap setelah ketahuan membuang janin hasil aborsi. Ia dicurigai warga saat menggali tanah secara mencurigakan di area terbuka.
Ajakan Polisi: Jangan Sembunyikan Kehamilan
Polisi mengimbau masyarakat, khususnya remaja dan pasangan muda, agar tidak menyembunyikan kehamilan atau melakukan tindakan melawan hukum seperti aborsi ilegal. Tindakan tersebut selain melanggar hukum juga mengancam keselamatan jiwa ibu dan anak.
Kesimpulan
Kasus pembuangan janin di Tangerang Selatan ini menambah daftar keprihatinan terhadap minimnya edukasi kesehatan reproduksi dan tanggung jawab sosial. Penyelidikan polisi diharapkan segera mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini. Masyarakat dan pemerintah perlu mendorong pendekatan preventif agar kejadian serupa tidak terus berulang di kemudian hari.
Sumber: Detik.com
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas
Saksikan berita lainnya:







