Jurnal Pelopor, Tuban – Ironi kembali terjadi pada infrastruktur di Kabupaten Tuban. Jalan Lintas Selatan (JLS) Ringroad Tuban yang baru saja dibuka setelah diperbaiki secara darurat, kini kembali mengalami kerusakan parah hanya dalam waktu sehari.
Pantauan di lokasi menunjukkan, bagian tengah jalan mengalami pengelupasan aspal, berlubang, hingga bergelombang. Padahal, jalur strategis ini baru saja ditutup selama tiga hari untuk perbaikan sementara oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban.
Masih Bisa Dilewati, Tapi Harus Waspada
Kanit Turjagwali Satlantas Polres Tuban, IPDA Rizky Dwi, membenarkan adanya kerusakan tersebut. Ia menyatakan bahwa meskipun dalam kondisi rusak, jalan masih dapat dilewati oleh kendaraan.
“Sementara tetap lewat situ dulu. Jika kerusakannya semakin parah, kami akan alihkan kembali ke jalur dalam kota,” jelas Rizky.
Pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan dinas terkait dan mengimbau pengendara, khususnya kendaraan besar untuk ekstra hati-hati saat melintas.
PUPR: Perbaikan Hanya Darurat, Betonisasi Direncanakan
Kepala Dinas PUPR PRKP Tuban, Agung Supriyadi, mengonfirmasi bahwa perbaikan sebelumnya hanya bersifat tambal sulam darurat menggunakan aspal hotmix. Hal ini dilakukan atas permintaan Dishub dan Polres Tuban karena tingginya arus kendaraan di jalur tersebut.
“Itu hanya solusi cepat agar jalan bisa segera dibuka. Tapi kami siapkan perbaikan permanen,” katanya.
Agung menambahkan, perbaikan permanen dengan cor beton akan segera dilakukan dan proses lelang proyek dijadwalkan bulan Mei ini.
Harapan Warga: Jalan Kuat, Bukan Sekadar Cepat
Masyarakat berharap proyek perbaikan berikutnya benar-benar tahan lama dan tidak hanya mengandalkan solusi jangka pendek. Mengingat pentingnya JLS sebagai jalur penghubung antarwilayah, kualitas konstruksi menjadi hal krusial yang tidak bisa ditawar.
Sumber: RadarTuban
Baca Juga:
Juara Tanpa Target, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:







