• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Israel Serang Gaza di Tengah Gencatan, AS: Bukan Pelanggaran!

Israel kembali menyerang Gaza meski gencatan senjata berjalan. Serangan menargetkan Jihad Islam, picu kecaman dan luka warga sipil.

musa by musa
28/10/2025
in World
0
Israel Serang Gaza di Tengah Gencatan, AS: Bukan Pelanggaran!
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Pasukan Israel kembali menggempur Jalur Gaza pada Sabtu (25/10), meski perjanjian gencatan senjata masih berlangsung. Serangan itu disebut menargetkan seorang anggota kelompok Jihad Islam yang dituduh merencanakan aksi terhadap tentara Israel. Namun, kelompok tersebut membantah tuduhan tersebut dan menyebut Israel sengaja mencari alasan untuk melanjutkan agresinya.
Serangan udara itu terjadi di kawasan Nuseirat, Jalur Gaza bagian tengah, dan menghantam sebuah mobil warga sipil. Rumah Sakit Al-Awda melaporkan menerima empat korban luka akibat serangan tersebut. Insiden ini kembali menambah ketegangan di tengah upaya rapuh menjaga perdamaian sementara di Gaza.

AS Angkat Bicara: Bukan Pelanggaran Gencatan Senjata

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyatakan bahwa Washington tidak memandang tindakan Israel tersebut sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata. Pernyataan ini disampaikan Rubio di pesawat kepresidenan AS yang membawa Presiden Donald Trump.

“Kami tidak memandang itu sebagai pelanggaran gencatan senjata,” ujarnya.

Rubio menegaskan bahwa Israel tetap memiliki hak untuk membela diri, bahkan selama masa jeda konflik. Menurutnya, perjanjian yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan AS tidak menghapus hak Israel untuk menanggapi ancaman langsung.

Kesepakatan yang Rawan dan Tanggung Jawab Kedua Pihak

Rubio menambahkan bahwa kesepakatan gencatan senjata yang disepakati sejak 10 Oktober lalu dibangun atas dasar kewajiban dua arah antara Israel dan Hamas. Dalam kesepakatan itu, Hamas wajib membebaskan seluruh sandera yang masih hidup dan menyerahkan jenazah yang telah meninggal, sementara Israel diwajibkan membebaskan sejumlah tahanan Palestina.
Hingga kini, Hamas baru menyerahkan 15 dari 28 jenazah sandera yang diwajibkan dalam tahap pertama kesepakatan. Kelompok itu mengaku kesulitan mengevakuasi jenazah yang tertimbun di bawah reruntuhan akibat serangan udara Israel sebelumnya.

Krisis Kemanusiaan yang Belum Usai

Sementara itu, pihak Hamas menyebut situasi di Gaza semakin buruk akibat serangan lanjutan Israel, meskipun gencatan senjata secara formal belum dicabut. Banyak keluarga masih mencari anggota mereka yang hilang di bawah puing bangunan yang hancur.
Organisasi internasional seperti Palang Merah (ICRC) dan tim penyelamat Mesir kini diperbolehkan masuk ke Gaza untuk membantu pencarian jenazah sandera. Namun, para pengamat menilai langkah ini belum cukup untuk memulihkan kepercayaan antar pihak yang terlibat dalam konflik.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #GazaUnderAttack #IsraelGaza #GencatanSenjata #JihadIslam #Nuseirat #PalestinaBerduka #MiddleEastCrisis #PerdamaianRapuh #SeranganUdara #PrayForGaza
Previous Post

Dilem Wilis Siap Jadi Pusat Studi Baru di Trenggalek

Next Post

Nasib Persija: Main di Manahan, Penonton Dilarang Masuk!

musa

musa

Related Posts

israel
World

Negara Arab Ngamuk! Israel Caplok Tepi Barat Milik Negara.

17/02/2026
eropa
World

Eropa Paling Ramah Libur, Pekerja Dapat 33 Hari Cuti

19/01/2026
greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
Next Post
manahan

Nasib Persija: Main di Manahan, Penonton Dilarang Masuk!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.