Jurnal Pelopor – Legenda bulutangkis Indonesia, Hendra Setiawan, kembali mencuri perhatian dunia usai memborong dua gelar sekaligus di Kejuaraan Dunia Senior BWF 2025. Turnamen bergengsi ini digelar di Eastern National Sports Training Centre, Pattaya, Thailand, pada 7–14 September 2025.
Meski telah pensiun dari karier profesional, Hendra tampil impresif di kategori usia 35+ dan 40+. Ketajamannya di lapangan menjadi bukti bahwa semangat juara tak pernah pudar meski usia terus bertambah.
Tampil Perkasa di Nomor Ganda Putra
Di sektor ganda putra, Hendra berpasangan dengan legenda lainnya, Tony Gunawan. Tony merupakan peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 yang kini membela Amerika Serikat.
Duet lintas negara itu tampil dominan sejak babak awal dan berhasil menembus final tanpa kehilangan satu gim pun. Di partai puncak, Hendra/Tony menaklukkan pasangan Thailand, Boonsak Ponsana/Jakrapan Thanathiratham, lewat skor meyakinkan 21-18, 21-16.
Kemenangan ini terasa spesial karena mempertemukan dua generasi emas bulutangkis Indonesia yang kembali bersinar dalam satu lapangan.
Kuasai Ganda Campuran Bersama Debby Susanto
Tak hanya itu, Hendra juga menunjukkan kualitasnya di nomor ganda campuran bersama Debby Susanto, mantan pemain pelatnas yang juga sempat mencicipi berbagai gelar internasional.
Pasangan ini tampil solid sejak awal dan menutup laga final dengan kemenangan telak atas wakil tuan rumah, Nawut Thanathiratha/Peeraya Munkitamorn, dengan skor 21-15, 21-9.
Koordinasi apik dan pengalaman panjang membuat Hendra/Debby tak terbendung hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Bukti Ketangguhan Legenda Indonesia
Raihan dua gelar ini bukan hanya menjadi pencapaian pribadi Hendra, tetapi juga menjadi simbol ketangguhan mantan atlet Indonesia di level dunia.
Prestasi tersebut ikut menyumbang perolehan medali Indonesia di ajang Kejuaraan Dunia Senior. Saat ini, Indonesia berada di peringkat kedelapan daftar peraih medali terbanyak sepanjang sejarah turnamen, dengan koleksi 13,5 emas, 6,5 perak, dan 10 perunggu.
Jika berhasil meraih satu emas lagi, Indonesia akan menyalip Rusia yang menempati posisi ketujuh dengan 14 emas, 12,5 perak, dan 16 perunggu.
Inspirasi Bagi Generasi Muda
Keberhasilan Hendra membuktikan bahwa semangat juang, disiplin, dan cinta terhadap olahraga tidak pernah lekang oleh waktu. Meski sudah tidak aktif di tur profesional, dedikasinya di lapangan tetap membara.
Momen ini juga memberi motivasi bagi para pebulu tangkis muda Indonesia untuk terus bekerja keras mengejar prestasi, sekaligus menjaga tradisi juara yang telah diwariskan para legenda.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:






