• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Hadapi Musim Dingin, Ukraina Minta Pasokan Gas dari Yunani

Yunani dan Ukraina teken perjanjian LNG jelang musim dingin, perkuat keamanan energi di tengah serangan Rusia.

musa by musa
17/11/2025
in World
0
yunani
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  –  Yunani resmi menandatangani perjanjian untuk memasok gas alam cair (LNG) kepada Ukraina pada Minggu (16/11), di tengah krisis energi yang terus memburuk akibat serangan Rusia. Kesepakatan ini berlangsung ketika Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memulai lawatan ke Eropa dengan mengunjungi Athena. Bagi Ukraina, suplai gas menjadi kebutuhan mendesak mengingat musim dingin segera tiba dan sebagian besar infrastruktur energi mereka telah hancur dibom oleh Rusia.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh perusahaan energi Yunani DEPA Commercial dan perusahaan energi Ukraina Naftogaz, dan akan berlaku mulai Desember 2025 hingga Maret 2026. Keduanya menyebut bahwa kesepakatan ini menjadi langkah besar dalam penguatan kerja sama energi regional dan keamanan energi Eropa. Upacara penandatanganan juga dihadiri oleh Duta Besar AS untuk Yunani, Kimberly Guilfoyle, yang menegaskan dukungan AS terhadap proyek tersebut.

Dukungan Eropa dan AS untuk Energi Ukraina

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis menyebut bahwa kerja sama ini menandai pembentukan jalur energi baru yang menghubungkan Yunani di selatan hingga Ukraina di utara. Jalur tersebut didesain untuk memperkuat kemandirian energi kawasan dan mengurangi ketergantungan Eropa terhadap gas Rusia, terutama setelah Uni Eropa menyepakati larangan impor gas Rusia pada akhir 2027.

Zelensky juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden AS Donald Trump karena suplai LNG yang diberikan Yunani juga berasal dari produksi Amerika Serikat. Ia menilai perjanjian ini sebagai bagian penting dari “paket energi komprehensif” yang disiapkan untuk menghadapi musim dingin. Ukraina menghadapi tantangan besar karena hampir setiap malam Rusia meluncurkan serangan terhadap pembangkit listrik, fasilitas produksi gas, dan pembangkit listrik termal di berbagai wilayah.

Penguatan Kerja Sama Pertahanan dan Infrastruktur Energi

Selain suplai gas, Yunani dan Ukraina juga sepakat memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan maritim. Keduanya berencana mengembangkan UAV maritim, mengadakan latihan bersama, serta meningkatkan pertukaran informasi terkait ancaman di wilayah laut. Yunani juga berkomitmen membantu rekonstruksi Ukraina setelah perang.

Kesepakatan energi ini juga tak lepas dari posisi strategis Yunani sebagai gerbang LNG Amerika Serikat menuju Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir, Yunani memperluas infrastruktur terminal LNG serta meningkatkan kapasitas pipa Trans-Adriatik yang menghubungkan gas dari Yunani menuju Bulgaria, Moldova, Rumania, Hungaria, hingga Slovakia. Pembukaan fasilitas penyimpanan di Alexandroupolis semakin memperkuat peran Yunani dalam melemahkan dominasi pasar gas Rusia di Eropa Timur.

Dengan suplai LNG yang telah dijamin hingga awal 2026, Ukraina kini memiliki tambahan harapan untuk melewati musim dingin yang keras. Namun, ancaman serangan Rusia terhadap jaringan energi mereka tetap menjadi tantangan besar yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Sumber: CNN Indonesisa

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Yunani #Ukraina #LNG #EnergiEropa #Zelensky #DEPA #Naftogaz #KrisisEnergi #Geopolitik #BreakingNews
Previous Post

Bernabeu Tanpa ‘Santiago’, Real Madrid Ubah Nama Stadion

Next Post

Doug McMillon Tinggalkan Walmart: Dari Kuli ke Raja Ritel

musa

musa

Related Posts

greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
lahan
World

Lahan Strategis 500 Meter dari Masjidil Haram Dimenangkan RI

07/01/2026
venezuela
World

Berubah Sikap, Pemimpin Sementara Venezuela Siap Gandeng AS

06/01/2026
Next Post
Doug McMillon

Doug McMillon Tinggalkan Walmart: Dari Kuli ke Raja Ritel

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.