• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News Science

GERD Sering Kambuh? Coba Hindari 13 Makanan Ini

Penderita GERD wajib hindari 13 makanan pemicu asam lambung naik agar gejala nyeri, mual, dan muntah tak kambuh.

musa by musa
13/07/2025
in Science
0
gerd
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Penyakit asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) merupakan gangguan pencernaan kronis yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Gejala seperti nyeri di ulu hati, mual, hingga muntah sering kali dialami penderitanya. Salah satu penyebab utama kambuhnya GERD adalah pola makan yang tidak tepat, terutama konsumsi makanan yang memicu produksi asam berlebih.

Agar gejala tidak kambuh, penting bagi penderita GERD untuk memperhatikan asupan makanan sehari-hari. Berikut daftar 13 makanan yang sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kondisi asam lambung:

1. Makanan yang Digoreng

Makanan seperti ayam goreng, kentang goreng, dan makanan cepat saji lainnya sulit dicerna dan membutuhkan asam lambung dalam jumlah besar. Kandungan lemak yang tinggi juga dapat membuat sfingter esofagus bagian bawah (LES) melemah, sehingga asam lebih mudah naik ke kerongkongan.

2. Buah Jeruk

Meskipun kaya vitamin C, buah-buahan seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis memiliki kadar asam tinggi yang dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.

3. Cokelat

Mengejutkan, makanan manis ini bisa memperparah GERD. Kandungan kafein dan lemak dalam cokelat dapat melemaskan otot LES, membuat asam lambung lebih mudah naik dan menyebabkan heartburn.

4. Minuman Bersoda

Gas karbonasi dalam minuman soda menyebabkan perut kembung dan memberi tekanan tambahan pada lambung, yang dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.

5. Kopi

Kafein dalam kopi merangsang produksi asam lambung. Minuman ini sebaiknya dibatasi atau dihindari, terutama saat perut kosong.

6. Alkohol

Alkohol dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah di lambung dan meningkatkan produksi gas, sehingga memperparah refluks.

7. Makanan Pedas

Makanan berbumbu tajam seperti sambal dan kari dapat mengiritasi lambung dan memperparah gejala GERD. Studi bahkan menyebutkan 62% penderita GERD menjadikan makanan pedas sebagai pemicu utama.

8. Camilan Ultra-Olahan

Snack kemasan tinggi lemak, garam, dan zat aditif bisa memperburuk kondisi lambung. Konsumsi jangka panjang juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena GERD.

9. Tomat dan Olahannya

Tomat mengandung asam sitrat dan asam malat yang merangsang produksi asam lambung. Hindari juga produk olahan seperti saus pasta dan saus tomat.

10. Teh Peppermint

Meski sering dianggap baik untuk pencernaan, peppermint justru dapat membuat LES menjadi terlalu rileks dan menyebabkan refluks. Ganti dengan teh jahe atau kamomil yang lebih aman.

11. Jus Asam

Jus jeruk, jus tomat, dan jus jeruk bali mempertahankan sifat asam dari buah aslinya. Minuman ini dapat memicu kenaikan asam lambung terutama jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.

12. Daging Berlemak

Iga sapi, ayam dengan kulit, dan daging berlemak lainnya memerlukan waktu lama untuk dicerna. Hal ini menyebabkan tekanan di lambung meningkat dan berisiko memperparah GERD.

13. Pizza

Kombinasi saus tomat, keju tinggi lemak, dan topping daging membuat pizza menjadi makanan “berbahaya” bagi penderita asam lambung. Sebaiknya pilih alternatif pizza rumahan dengan topping rendah lemak dan saus non-tomat.

Kesimpulan:

Menjaga pola makan sangat penting bagi penderita GERD dan asam lambung. Menghindari 13 makanan pemicu di atas bisa membantu mengurangi frekuensi kambuh dan mempercepat pemulihan. Sebagai gantinya, pilih makanan rendah lemak, kaya serat, dan tidak asam untuk mendukung sistem pencernaan yang lebih sehat. Bila perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk pola makan yang lebih tepat.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #GERD #AsamLambung #KesehatanPencernaan #HidupSehat #PantanganMakanan #TipsSehat #PolaMakan #Kesehatan #GayaHidupSehat #JurnalPelopor
Previous Post

Marquez Cetak Rekor 10 Sprint, Samai Bagnaia di Sachsenring

Next Post

MPW PDM Lamongan Perkuat Gerakan Wakaf di Rakerda

musa

musa

Related Posts

sampah
Science

Proyek Nasional! Sampah di 34 Daerah Bakal Jadi Energi

07/01/2026
anak
Science

9 Tanda Orang Tua Hebat: Anaknya Pasti Sukses Besar!

20/10/2025
otak
Science

Ilmuwan Beberkan Alasan Otak Pria Menyusut Lebih Cepat

20/10/2025
cicak
Science

Benci Cicak di Rumah? Coba 6 Cara Alami Ini, Dijamin Ampuh!

07/07/2025
keuangan
Science

Usia 30, Saatnya Evaluasi: Keuangan Kamu Sehat Nggak?

19/06/2025
sumur barhut
Science

Misteri Sumur Barhut: Air Terburuk di Dunia?

07/06/2025
Next Post
mpw pdm

MPW PDM Lamongan Perkuat Gerakan Wakaf di Rakerda

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.