Jurnal Pelopor – Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo, menegaskan bahwa kepala daerah yang diusung partainya memiliki satu prinsip utama: tidak mempersulit rakyatnya. Hal ini ia sampaikan dalam acara penutupan pembekalan kepala/wakil kepala daerah PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2025).
Di hadapan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, Ganjar menyebut mayoritas kepala daerah dari PDIP telah berkomitmen penuh menjalankan reformasi birokrasi, memperbaiki tata kelola keuangan, serta mengembangkan digitalisasi layanan publik sebagai langkah awal menuju pemerintahan yang lebih efisien dan responsif.
“Semua ada 97 kepala daerah. Komitmen utama mereka ada pada reformasi birokrasi, pengelolaan keuangan yang bersih, dan pelayanan publik digital. Ini menjadi tanda bahwa mereka hadir untuk memudahkan, bukan mempersulit,” tegas Ganjar.
Kepala Daerah Diminta Fokus pada SDM dan Inovasi Ekonomi
Ganjar juga menyinggung pentingnya pengembangan sumber daya manusia dan program-program inovatif di bidang ekonomi. Menurutnya, pemimpin daerah harus bisa membawa semangat perubahan lewat kebijakan yang pro-investasi, hilirisasi industri, dan kreativitas lokal yang memberdayakan masyarakat.
“Masyarakat itu tahu kalau mereka dilayani dengan baik. Maka, jangan sampai birokrasi kita justru bikin mereka frustrasi. Ini yang terus kita dorong agar menjadi budaya kerja kepala daerah PDIP,” tambahnya.
Pangan Jadi Fokus, 61 Daerah Siap Tingkatkan Produktivitas
Menariknya, dalam laporan ke partai, Ganjar juga menyebut ada 61 kabupaten/kota yang telah menyatakan komitmen serius untuk meningkatkan produktivitas komoditas pangan strategis. Mereka bakal mengandalkan modernisasi pertanian dan teknologi smart farming agar produksi pangan makin efisien dan berkelanjutan.
Sementara itu, sebanyak 58 daerah fokus membangun irigasi modern, jalan pertanian, dan fasilitas penyimpanan demi mendukung ketahanan pangan nasional.
“Dengan teknologi dan semangat gotong royong, kita bisa mendorong kedaulatan pangan nasional dari daerah,” ucap Ganjar.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa semua program unggulan itu hanya bisa berhasil jika mendapat dukungan politik kuat, sinergi pusat-daerah, serta penguatan legalisasi kebijakan dari pemerintah pusat hingga DPR.
“Tanpa itu, kepala daerah bisa mandek. Maka kita harap teman-teman di pusat juga bisa turun tangan bantu percepatan,” jelasnya.
PDIP Ingin Jadi Contoh Pelayanan Publik yang Bersih dan Cepat
Ganjar berharap, apa yang dilakukan para kepala daerah PDIP bisa menjadi role model bagi praktik pemerintahan yang pro-rakyat. Tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga menghadirkan solusi langsung untuk kebutuhan masyarakat.
“Mudah-mudahan ini bisa jadi pembeda. Bahwa kepala daerah PDIP hadir dengan ciri khas: melayani rakyat tanpa ribet, dan tetap setia pada ideologi partai,” tegasnya.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







