Jurnal Pelopor – Maskapai berbiaya rendah Flydubai membuat kejutan besar di Dubai Airshow 2025 dengan menandatangani dua kesepakatan raksasa sekaligus: pembelian 150 Airbus A321neo dan 75 Boeing 737 MAX. Total nilai transaksi mencapai sekitar Rp618 triliun, menjadi ekspansi terbesar dalam sejarah maskapai milik Pemerintah Dubai tersebut.
Kesepakatan Jumbo Dua Hari Berturut-Turut
Langkah besar Flydubai terjadi hanya dalam rentang dua hari. Pada Selasa (18/11/2025), Flydubai lebih dulu mengumumkan nota kesepahaman untuk membeli 150 Airbus A321neo dengan nilai kontrak mencapai US$24 miliar, atau sekitar Rp400 triliun. Kesepakatan ini sontak menarik perhatian global karena Flydubai selama ini dikenal sebagai maskapai yang sangat loyal pada Boeing.
Sheikh Ahmed bin Saeed Al Maktoum selaku Chairman Flydubai mengatakan bahwa pembelian A321neo adalah bagian dari strategi diversifikasi armada. Menurutnya, ekspansi ini akan membuka peluang baru dalam rute jarak menengah dan meningkatkan efisiensi operasional.
Hanya satu hari berselang, Flydubai kembali membuat publik tercengang dengan pengumuman pembelian 75 Boeing 737 MAX senilai US$13 miliar atau sekitar Rp217 triliun. Perjanjian ini juga mencakup opsi penambahan hingga 75 unit pesawat tambahan di masa depan.
Strategi Armada Berubah, Airbus Masuk untuk Pertama Kalinya
Kesepakatan dengan Airbus dianggap sebagai perubahan besar strategi armada Flydubai. Selama bertahun-tahun, maskapai ini sepenuhnya mengoperasikan pesawat Boeing, khususnya seri 737. Pembelian besar pada A321neo menandai sinyal transformasi jangka panjang, sekaligus membuka peluang ekspansi rute baru.
Di sisi lain, kontrak Flydubai dengan Boeing menjadi angin segar bagi produsen pesawat asal Amerika Serikat itu, yang tengah berjuang bangkit dari berbagai tekanan. Boeing masih menghadapi isu kecelakaan, penundaan pengiriman, serta kerugian kuartalan sebesar US$5,4 miliar yang sempat menekan reputasinya.
Maskapai Teluk Sedang Borong Pesawat
Dubai Airshow 2025 menjadi panggung belanja maskapai besar di kawasan Teluk. Emirates maskapai saudara Flydubai baru sehari sebelumnya memesan 65 Boeing dengan nilai mencapai US$38 miliar, sekaligus menjadi kontrak penerbangan terbesar di Timur Tengah tahun ini.
Langkah Flydubai mempertegas tren agresif industri penerbangan regional dalam memperluas armada menghadapi lonjakan mobilitas global pascapandemi.
Kemitraan Teknologi: Pesawat Flydubai Dipasang Starlink
Tidak hanya membeli pesawat baru, Flydubai juga mengumumkan kemitraan dengan SpaceX untuk menghadirkan layanan internet berbasis satelit Starlink di seluruh armadanya. Teknologi ini nantinya akan meningkatkan pengalaman penumpang, terutama pada rute jarak jauh yang membutuhkan konektivitas stabil.
Dengan dua kesepakatan jumbo Airbus dan Boeing, serta adopsi teknologi satelit terbaru, Flydubai tampaknya sedang mempersiapkan diri untuk bersaing ketat di pasar global.
Sumber: CNBC Indonesia
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







