Jurnal Pelopor — Pemanggilan kembali Ezra Walian ke Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 menuai perhatian. Gelandang Persik Kediri itu dinilai memiliki kapasitas untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Thom Haye.
Seperti diketahui, Thom Haye harus absen akibat sanksi FIFA usai protes berlebihan dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kondisi ini membuat pelatih John Herdman harus mencari alternatif di lini tengah.
Performa Apik Jadi Modal Utama
Ezra Walian kembali dipanggil ke skuad Garuda setelah tampil impresif di BRI Super League 2025/2026. Ia mencatatkan sembilan assist dan enam gol bersama Persik Kediri, statistik yang cukup menonjol untuk seorang gelandang serang.
Performa tersebut menjadi alasan kuat bagi pelatih untuk memasukkan namanya ke dalam daftar pemain yang mengikuti pemusatan latihan menjelang FIFA Series yang akan digelar di Jakarta pada 27 dan 30 Maret 2026.
Dinilai Punya Kualitas Pengganti
Mantan pemain Timnas Indonesia, Francis Wawengkang, menilai Ezra memiliki kemampuan untuk mengisi peran yang ditinggalkan Thom Haye, meski dengan karakter permainan yang berbeda.
Menurutnya, Ezra bukan tipe pemain yang mengandalkan kecepatan, tetapi unggul dalam penguasaan bola dan kontrol permainan. Selain itu, kemampuan dalam situasi bola mati juga menjadi nilai tambah.
Dengan gaya bermain tersebut, Ezra dinilai mampu mengatur ritme permainan dan membantu distribusi bola di lini tengah.
Alternatif Lain di Lini Tengah
Selain Ezra Walian, Francis juga menyebut nama Calvin Verdonk sebagai opsi lain. Meski dikenal sebagai bek kiri, Verdonk memiliki pengalaman bermain di posisi gelandang, baik bertahan maupun menyerang.
Fleksibilitas ini memberikan keuntungan bagi pelatih dalam meracik strategi, terutama saat menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda di FIFA Series nanti.
Peluang Pembuktian di FIFA Series
Kembalinya Ezra Walian ke Timnas Indonesia setelah absen cukup lama menjadi momentum penting bagi sang pemain. Terakhir kali ia memperkuat skuad Garuda adalah pada awal 2022.
Kini, dengan performa yang sedang menanjak, Ezra memiliki peluang besar untuk membuktikan dirinya layak menjadi bagian penting di lini tengah Timnas Indonesia.
FIFA Series 2026 pun menjadi ajang pembuktian, apakah ia benar-benar mampu menjawab kepercayaan pelatih sekaligus mengisi peran vital yang ditinggalkan Thom Haye.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







