Jurnal Pelopor – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan terbang malam ini ke Kuala Lumpur untuk bertemu langsung dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Pertemuan itu disebut sebagai silaturahmi Idulfitri, tapi banyak yang menduga topik serius seperti tarif Trump bakal ikut dibahas.
Kunjungan Kilat, Balik Malam Itu Juga
Kabar kunjungan ini di konfirmasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Minggu siang. Ia menyebut, pertemuan di gelar malam ini dan Prabowo akan langsung kembali ke Jakarta di hari yang sama.
“Iya betul, nanti malam akan bertemu PM Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur dan akan langsung kembali ke Jakarta,” ujar Teddy.
Silaturahmi atau Misi Diplomatik?
Teddy menjelaskan, pertemuan ini disebut hanya untuk silaturahmi dalam suasana Idulfitri. Namun, mengingat situasi geopolitik saat ini, banyak pihak menduga ada pembahasan penting di balik layar.
“Pak Presiden sangat menghormati PM Anwar sebagai pemimpin senior ASEAN… beliau sahabat lama Pak Presiden,” tambah Teddy, tetap tak menyinggung isu tarif.
Tarif Trump Ganggu Ekonomi ASEAN?
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengumumkan tarif dasar 10 persen untuk semua impor, namun negara-negara ASEAN terkena tarif lebih tinggi. Indonesia terkena tarif 32 persen, tertinggi kedua setelah Kamboja.
Berikut rincian tarif AS untuk negara ASEAN:
- Indonesia: 32%
- Malaysia & Brunei: 24%
- Filipina: 17%
- Singapura: 10%
- Thailand: 36%
- Vietnam: 46%
- Myanmar: 44%
- Laos: 48%
- Kamboja: 49%
Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN Pekan Depan
PM Anwar Ibrahim sebelumnya menyatakan bahwa para Menteri Ekonomi ASEAN akan menggelar pertemuan khusus pekan depan untuk mencari solusi atas tarif resiprokal dari AS.
“Saya sudah berdiskusi dengan pemimpin ASEAN, termasuk Presiden Prabowo, untuk menyatukan sikap,” ujar Anwar di akun Instagram @anwaribrahim_my.
Kesimpulan: Sinyal Koordinasi ASEAN Hadapi AS?
Meski di sebut sebagai silaturahmi, pertemuan Prabowo dan Anwar jelas terjadi di tengah ketegangan dagang yang meningkat. Kunjungan mendadak dan agenda rahasia ini bisa menjadi sinyal bahwa Indonesia dan Malaysia ingin menyamakan langkah sebelum pertemuan tingkat menteri ASEAN di gelar.
Apakah akan ada sikap bersama ASEAN menghadapi Trump? Kita tunggu hasil pertemuan malam ini.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Dampak Perang Dagang Trump: Indonesia Kena Tarif 32%!
Evandra Pahlawan! Timnas U-17 kalahkan Korea Selatan
Saksikan berita lainnya:







