Jurnal Pelopor — Suasana pagi di Plaza Timur Gelora Bung Karno berubah menjadi lautan hijau. Green Democracy Fun Walk yang digelar dalam rangka HUT ke-21 DPD RI berhasil menarik sekitar 25 ribu peserta, termasuk kader DPP BKPRMI serta para guru mengaji. Mereka hadir bukan hanya untuk berolahraga, tetapi juga membawa pesan kepedulian terhadap bumi.
Pada momen yang sama, dilakukan penanaman pohon damar tanaman langka yang kini menjadi simbol komitmen ekologis DPD RI. Inisiatif ini sekaligus mengantarkan DPD RI meraih Rekor MURI sebagai lembaga negara pertama yang melakukan penghijauan dengan pohon langka.
Tokoh Nasional Ramaikan Green Democracy

Acara ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Wamenpora Taufik Hidayat, serta tiga Wakil Ketua DPD RI: Yorrys Raweyai, Tamsil Linrung, dan Ratu Hemas.
Sementara dari DPP BKPRMI hadir Ketua Umum Nanang Mubarok, Sekretaris Jenderal Jailani Dalimunthe, Wakil Sekjen Abdul Rahman, serta Wakil Bendahara Umum M. Hasbi. Kehadiran mereka menandai kolaborasi antara lembaga negara dan gerakan kepemudaan Islam dalam memperkuat budaya demokrasi hijau.
Demokrasi Hijau sebagai Pesan Moral
Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda jalan santai. Menurutnya, demokrasi Indonesia harus ikut menjaga masa depan bumi.
“Kami tidak hanya jalan santai, tetapi juga menanam pohon damar sebagai simbol bahwa demokrasi hijau adalah demokrasi yang menyelamatkan bumi,” ujarnya.
Sultan juga menekankan bahwa apa yang ditanam hari ini akan memengaruhi arah bangsa.
“Masa depan generasi akan ditentukan oleh apa yang kita tanam hari ini.”
Green Parliament hingga Green Education
Sultan menjelaskan bahwa konsep Green Democracy akan menjadi fondasi pengembangan kebijakan DPD RI ke depan. Nantinya, langkah ini diturunkan menjadi Green Parliament, Green Legislation, Green Diplomacy, hingga Green Economy dan Green Education.
Menurutnya, masa depan demokrasi tidak boleh bertentangan dengan masa depan lingkungan. Keduanya harus berjalan beriringan.
BKPRMI: Menjaga Lingkungan adalah Bagian dari Dakwah
Ketua Umum DPP BKPRMI Nanang Mubarok mengapresiasi langkah hijau DPD RI. Ia menyebut inisiatif ini selaras dengan gerakan dakwah kebermanfaatan yang diperjuangkan BKPRMI.
“Menanam pohon damar hari ini adalah isyarat bahwa demokrasi tidak boleh jauh dari tanggung jawab terhadap bumi,” tegasnya.
Nanang menambahkan bahwa kehadiran kader BKPRMI dan para guru mengaji adalah bukti bahwa gerakan lingkungan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Semangat Merawat Bumi untuk Generasi Mendatang
Melalui partisipasi ini, BKPRMI menegaskan dukungannya terhadap agenda demokrasi yang berpihak pada kelestarian lingkungan. Semangat hijau pada perayaan HUT ke-21 DPD RI menjadi pengingat bahwa merawat bumi adalah bagian dari merawat kehidupan.
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







