• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Ditegur Dudung, Hercules Minta Maaf ke Gatot dan Yayat!

Hercules akhirnya minta maaf ke Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat setelah ditegur langsung oleh Jenderal Dudung.

musa by musa
19/05/2025
in Nasional
0
hercules
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Jaya Hercules Rosario de Marshal, akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo dan mantan Kepala Badan Intelijen Strategis Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat. Permintaan maaf ini disampaikan usai Hercules ditegur oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Penasihat Khusus Urusan Pertahanan Nasional.

Peneguran tersebut berlangsung melalui panggilan video dalam program Kontroversi Metro TV, yang menjadi momen penting untuk meredam konflik di antara sejumlah tokoh militer purnawirawan. Dalam kesempatan itu, Dudung meminta Hercules untuk secara terbuka meminta maaf atas pernyataan-pernyataan kontroversial yang dianggap menyinggung martabat para purnawirawan TNI, terutama Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya atas ucapan yang salah kepada bapak-bapak purnawirawan, jenderal-jenderal di keluarga besar TNI,” kata Hercules dengan nada serius.

Dudung mempertegas bahwa permintaan maaf tersebut penting untuk menjaga keharmonisan dan persatuan di kalangan tokoh militer, yang memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas negara. Ia juga menyampaikan pesan dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa ormas-ormas dan organisasi yang menyengsarakan masyarakat harus dibubarkan.

“Presiden memerintahkan Menteri Dalam Negeri untuk membubarkan organisasi masyarakat yang memalak dan menyengsarakan masyarakat,” ujar Dudung.

Hercules pun menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut, “Bubarkan, saya mendukung.”

Konflik dan Permintaan Maaf Sebelumnya

Ketegangan ini bermula ketika Hercules dianggap melecehkan Letjen TNI (Purn) Sutiyoso dengan menyebut “bau tanah”, yang dianggap penghinaan berat terhadap purnawirawan Kopassus baret merah tersebut. Hercules kemudian meminta maaf kepada Sutiyoso dan keluarganya secara terbuka.

“Saya sangat hormat dan kagum kepada Pak Sutiyoso yang dari Kopassus baret merah,” ucap Hercules. “Saya minta maaf sebesar-besarnya atas kesalahan tersebut.”

Meski telah meminta maaf, Hercules sebelumnya sempat menyatakan sikap kerasnya kepada Gatot Nurmantyo, menyatakan ia tidak takut dan tidak menghargai Gatot. Hercules juga menanggapi ancaman dari Yayat Sudrajat, yang sempat mengancam akan menembaknya, dengan mengatakan bahwa ia sudah terbiasa menghadapi ancaman bahkan peluru meledak di kepalanya.

Dampak dan Respons Publik

Kasus ini menarik perhatian publik karena memperlihatkan dinamika hubungan para purnawirawan militer dengan tokoh ormas yang cukup kontroversial. Sikap keras Hercules yang awalnya menolak menghormati Gatot dan responnya terhadap ancaman menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

Namun, sikap Hercules mengalah dan minta maaf setelah ditegur Dudung tunjukkan upaya meredam ketegangan demi jaga soliditas militer dan ormas.

Pesan Kedepan dari Dudung dan Pemerintah

Dudung Abdurachman menegaskan pentingnya ormas dan organisasi masyarakat untuk tidak meresahkan masyarakat, tetapi justru harus membantu mendukung program pembangunan nasional.

“Ormas-ormas itu tidak boleh menyengsarakan masyarakat, memalak masyarakat. Mereka harus membantu masyarakat dalam rangka program pembangunan,” kata Dudung.

Presiden Prabowo Subianto melalui Dudung meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk mengambil langkah tegas membubarkan ormas yang menimbulkan keresahan.

Permintaan maaf Hercules setelah ditegur Dudung jadi momentum penting meredakan konflik antara purnawirawan militer dan ormas kontroversial. Hal ini sekaligus mengingatkan pentingnya sikap saling menghormati dan sinergi antara tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas dan harmoni nasional.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!

Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?

Tags: #Indonesia #Prabowo #JurnalPelopor #Hercules #GatotNurmantyo #TNI #Purnawirawan #DudungAbdurachman #GRIB #KontroversiTV
Previous Post

Megawati Kirim Pesan Khusus ke Masinton soal Kaldera Toba

Next Post

SBY: Rahasia Ekonomi Bangkit, Satukan Seni dan Teknologi!

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
sby

SBY: Rahasia Ekonomi Bangkit, Satukan Seni dan Teknologi!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.