Jurnal Pelopor – Ketegangan meledak di kawasan industri Cilegon, Banten, pada Selasa (10/6/2025), saat aksi unjuk rasa buruh berujung insiden penabrakan yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Kota Cilegon, Ricki Hikmatullah, dari Partai Gelora. Seorang buruh menjadi korban setelah tertabrak mobil Mazda yang dikendarai Ricki di depan gerbang PT Bungasari Flour Mills Indonesia.
Unjuk Rasa Menolak Union Busting
Ratusan buruh dari berbagai sektor industri di Kota Cilegon berkumpul sejak pagi dalam aksi mogok kerja yang sudah berlangsung sejak 3 Juni 2025. Aksi itu merupakan buntut dari dugaan pemberangusan serikat pekerja (union busting) di PT Bungasari. Para buruh menuntut:
- Pembatalan mutasi sepihak terhadap aktivis buruh.
- Penghentian intimidasi terhadap anggota serikat pekerja.
- Pengakuan atas hak berserikat yang dilindungi undang-undang.
Aksi dilakukan secara damai dengan blokade jalan masuk ke area pabrik sebagai bentuk tekanan kepada manajemen perusahaan.
Mobil Wakil Rakyat Tabrak Buruh
Sekitar pukul 11.00 WIB, suasana memanas ketika mobil Mazda berpelat B 2822 NFA milik Ricki Hikmatullah tiba di lokasi. Alih-alih berhenti dan berdialog, Ricki justru diduga memaksa masuk ke dalam kawasan pabrik. Ia melajukan mobilnya pelan namun terus menekan hingga menabrak seorang buruh yang berdiri di depan mobil. Korban sempat terjepit dan berteriak kesakitan, sebelum akhirnya dievakuasi oleh sesama buruh.
Massa langsung bereaksi keras. Beberapa buruh mengepung mobil dan meneriakkan kemarahan:
“Anggota dewan arogan! Ini anggota dewan dari Partai Gelora. Dia sengaja memprovokasi kami,” teriak salah seorang pengunjuk rasa.
Aksi buruh mendesak Ricki turun dari kendaraan. Ketegangan meningkat, namun berhasil diredam oleh perwakilan serikat pekerja dan aparat kepolisian.
Respon Massa dan Serikat Pekerja
Perwakilan buruh mengecam keras tindakan Ricki yang dianggap tidak etis dan berbahaya, apalagi dilakukan oleh seorang pejabat publik.
“Seharusnya seorang anggota dewan melindungi rakyat, bukan malah menabrak buruh yang sedang memperjuangkan haknya,” ujar salah satu koordinator aksi.
Mereka menuntut agar Ricki diperiksa secara hukum dan meminta DPRD Cilegon memberikan klarifikasi atas insiden ini.
Belum Ada Pernyataan Resmi
Hingga kini, Ricki Hikmatullah belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut. Upaya konfirmasi kepada pihak DPRD Kota Cilegon dan Partai Gelora juga belum mendapatkan jawaban.
Sementara itu, kondisi buruh yang tertabrak dilaporkan mengalami luka ringan dan trauma. Tim hukum dari serikat pekerja tengah menyiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian.
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







