• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Dari BIN ke P2MI, Begini Perjalanan Karier Komjen Dwiyono

Komjen Dwiyono resmi jadi Sekjen P2MI. Lulusan Akpol 1994 ini dikenal cerdas, disiplin, dan berprestasi gemilang.

musa by musa
09/10/2025
in Nasional
0
dwiyono
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Karier gemilang kembali diraih oleh Komjen Dwiyono. Perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu resmi dimutasi dan dilantik menjadi Sekretaris Jenderal Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Kenaikan pangkat ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2134/IX/KEP./2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 yang diterbitkan pada September 2025.

Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho menjelaskan bahwa mutasi dan promosi Dwiyono merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan integritasnya selama bertugas.

“Kenaikan pangkat ini bukan sekadar simbol kehormatan, tapi amanah untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Selasa (7/10/2025).

Latar Belakang dan Pendidikan

Komjen Dwiyono lahir di Demak, Jawa Tengah, pada 23 Juni 1972. Sejak muda, ia dikenal disiplin dan tekun meniti karier di dunia kepolisian. Setelah lulus dari Akpol pada tahun 1994, Dwiyono terus mengasah kemampuan akademiknya. Ia menyelesaikan Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2002, kemudian melanjutkan ke Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) tahun 2009, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) pada 2018.

Tak hanya berhenti di dunia kepolisian, Dwiyono juga menempuh pendidikan tinggi di luar institusi Polri. Ia meraih gelar Magister dari Universitas Indonesia (2007) dan pada tahun 2025 sukses meraih gelar Doktor dari Universitas Jayabaya. Kombinasi antara pengalaman lapangan dan pendidikan akademik membuatnya dikenal sebagai sosok yang cerdas, analitis, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Jejak Karier dan Kasus Novel Baswedan

Perjalanan karier Komjen Dwiyono di Polri dimulai dari penugasannya di Polres Metro Jakarta Utara pada 1995. Berkat kinerjanya yang konsisten, ia kemudian dipercaya memimpin dua wilayah strategis: sebagai Kapolres Jakarta Pusat (2015) dan Kapolres Jakarta Utara (2017).

Salah satu momen paling menantang dalam kariernya terjadi ketika ia menangani kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan, pada 2017. Saat itu, Dwiyono berperan penting dalam proses investigasi awal kasus yang menyedot perhatian nasional tersebut. Pengalaman tersebut memperkuat reputasinya sebagai perwira yang tenang dan cermat dalam menangani isu sensitif.

Peran Strategis di BIN dan Dunia Intelijen

Setelah berkarier panjang di kepolisian, Dwiyono dipercaya menempati sejumlah posisi penting di Badan Intelijen Negara (BIN). Di lembaga ini, ia sempat menjabat sebagai Deputi Bidang Intelijen Pengamanan Aparatur, Direktur Aparatur Negara, Direktur Respon Ancaman, serta Direktur Deteksi Dini bidang intelijen siber.

Peran tersebut membuatnya akrab dengan dunia siber, pengamanan aparatur, serta dinamika ancaman non-konvensional. Reputasinya di BIN dikenal solid, terutama dalam hal penanganan isu keamanan strategis dan pengembangan sistem deteksi dini ancaman digital.

Komitmen di P2MI

Kini, dengan jabatan baru sebagai Sekjen Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Komjen Dwiyono berkomitmen memperkuat tata kelola kelembagaan dan melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Pengalamannya di bidang intelijen dan siber diyakini akan memperkuat sistem keamanan serta pengawasan terhadap perlindungan WNI di luar negeri.

Langkah ini sekaligus menjadi babak baru dalam karier panjangnya di dunia kepolisian dan pemerintahan. Dari Demak hingga ke pusat kekuasaan Jakarta, dari lapangan hingga ruang strategis intelijen, perjalanan Komjen Dwiyono mencerminkan sosok jenderal yang matang, berdedikasi, dan berkomitmen penuh pada pengabdian bagi bangsa.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KomjenDwiyono #P2MI #Polri #KarierGemilang #Akpol1994 #PemimpinTeladan #DedikasiNegara
Previous Post

Istana Berduka, Dua Prajurit TNI Gugur Saat HUT ke-80

Next Post

Siapa Anggito? Ini Penilaian Purbaya tentang Ketua LPS

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
anggito

Siapa Anggito? Ini Penilaian Purbaya tentang Ketua LPS

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.