Jurnal Pelopor – Liverpool datang ke markas Brighton sebagai juara Premier League 2024/2025 yang sudah sah ditetapkan sejak pekan lalu. Namun euforia gelar itu tak berlanjut manis. Dalam laga yang berlangsung Selasa (20/5/2025) dini hari WIB, pasukan Jurgen Klopp justru kalah dramatis 2-3, meski sempat unggul dua kali lewat gol Harvey Elliott dan Dominik Szoboszlai.
Brighton tampil luar biasa di bawah arahan pelatih muda Fabian Hürzeler. Tim tuan rumah membalikkan keadaan dengan tiga gol balasan dan menyegel tiga poin penting di hadapan pendukung sendiri. Tambahan poin ini mengantar Brighton naik ke peringkat delapan klasemen sementara dengan 58 poin.
Rekor-Rekor Penting yang Tumbang
Kekalahan ini bukan kekalahan biasa bagi Liverpool. Beberapa catatan penting ikut tumbang:
- Rekor 156 Laga Tak Terkalahkan Saat Unggul di Babak Pertama resmi berakhir. Terakhir kali Liverpool kalah dalam situasi serupa terjadi hampir 9 tahun lalu, yaitu Desember 2016 saat melawan Bournemouth.
- Mohamed Salah mencetak sejarah pribadi dengan tampil sebagai kapten sejak menit pertama dalam penampilan ke-300 di Premier League (13 bersama Chelsea, 287 dengan Liverpool).
- Liverpool kalah setelah dua kali unggul dalam satu laga Premier League—sesuatu yang terakhir kali terjadi pada April 2004 ketika mereka takluk dari Arsenal 2-4.
- Tren negatif usai jadi juara. Sejak resmi jadi kampiun liga, Liverpool belum menang dalam tiga laga terakhir (dua kali imbang, satu kali kalah). Ini kali pertama dalam sejarah Premier League.
- Liverpool mencetak gol di semua laga tandang musim ini. Mereka bergabung dengan Arsenal dan Manchester United sebagai klub yang mencetak gol dalam seluruh laga tandang selama satu musim Premier League.
Brighton Panen Pujian
Brighton sendiri layak diacungi jempol. Mereka mencatat:
- Tiga kemenangan musim ini setelah tertinggal di babak pertama.
- Total 13 gol dari pemain pengganti, hanya kalah dari Fulham yang mencatatkan 17 gol dari bench.
Kemenangan atas Liverpool menunjukkan kedalaman skuad dan semangat juang Brighton yang luar biasa. Selain itu, performa gemilang ini memperkuat posisi mereka dalam perburuan tiket Eropa musim depan.
Meski sudah juara, kekalahan ini menjadi pengingat keras bagi Liverpool.
Baca Juga:
Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







