Jurnal Pelopor – Rangkaian kemenangan Borneo FC akhirnya terhenti. Bali United memutus laju 11 kemenangan beruntun Pesut Etam setelah menang 1-0 di Stadion Segiri, Samarinda. Gol Kadek Agung pada menit ke-54 membuat stadion seketika hening dan mental pemain Borneo goyah.
Kekalahan itu terasa berat. Borneo masih memimpin klasemen dengan 33 poin, namun Persija menguntit ketat dengan 29 poin. Selisih empat angka kini terasa rawan. Terutama karena Desember nanti Borneo akan memasuki jadwal paling menegangkan musim ini.
Jadwal Desember: Tur Panas Borneo FC
Desember bukan bulan bersahabat bagi Borneo. Mereka harus berhadapan dengan tiga tim besar, semuanya tandang, semuanya berpotensi jadi mimpi buruk.
- 12 Desember – Persib Bandung di Stadion GBLA
Persib sedang naik dan punya rekor kandang kuat. Borneo harus bekerja ekstra untuk mencuri poin. - 27 Desember – Persebaya Surabaya di Stadion GBT
Bonek siap memenuhi stadion. Tekanan besar menanti Fabio Lafundes dan timnya. - 28 Desember – Malut United di Stadion Gelora Kie Raha
Laga jauh di Ternate jadi penutup tur spartan. Energi pemain terancam terkuras habis.
Jika Borneo gagal menang satu pertandingan pun, posisi mereka bisa langsung tergeser sebelum Tahun Baru.
Agenda Persija Lebih Ramah
Di sisi lain, Persija justru punya jadwal yang lebih bersahabat. Tim asuhan Mauricio Sousa hanya butuh dua kemenangan tandang:
- 22 Desember di Semen Padang
- 29 Desember di Bhayangkara FC
Dengan dua kemenangan itu, Macan Kemayoran bisa mengakhiri tahun dengan 35 poin. Jika Borneo terpeleset di tur mautnya, Persija berpotensi naik ke puncak klasemen.
Persaingan Menuju Tahun Baru Memanas
Perebutan takhta BRI Super League semakin ketat. Borneo terancam kehilangan posisi bila gagal bangkit dari kekalahan perdana mereka musim ini. Persija datang dengan momentum kuat dan jadwal mendukung.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:






