• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Biarkan Autopsi Juliana Bicara Soal Tudingan ke Basarnas!

Syaiful Huda harap hasil autopsi Juliana hentikan tudingan publik internasional soal lambatnya evakuasi oleh Basarnas.

musa by musa
28/06/2025
in World
0
juliana
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan harapan besar agar hasil autopsi terhadap jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins (27), dapat menghentikan tudingan terhadap Basarnas yang dianggap lambat dalam proses evakuasi. Kontroversi yang sempat berkembang di publik internasional dinilai perlu diakhiri dengan rujukan ilmiah yang objektif.

Autopsi Ungkap Juliana Meninggal 20 Menit Usai Terjatuh

Juliana Marins diketahui terjatuh ke jurang saat mendaki Gunung Rinjani pada Sabtu (21/6/2025). Tim forensik dari RSUP Prof IGNG Ngoerah, Denpasar, menyatakan bahwa Juliana mengalami luka parah akibat benturan keras pada bagian tubuh seperti tulang belakang, punggung, dada, dan paha.

“Perkiraan korban hanya mampu bertahan hidup selama 20 menit setelah terjatuh. Kami tidak menemukan tanda-tanda kematian dalam waktu lama,” kata dokter forensik Ida Bagus Putu Atit, Jumat (27/6).

Hasil ini juga memperkuat pantauan drone thermal milik Basarnas yang menunjukkan Juliana tidak lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan sejak ditemukan.

Komisi V DPR: Ini Harus Jadi Rujukan Objektif

Menanggapi hasil tersebut, Syaiful Huda menyatakan bahwa autopsi ini penting sebagai klarifikasi atas tuduhan yang menyudutkan Basarnas. Banyak pihak, terutama dari luar negeri, menilai proses penyelamatan terlalu lambat hingga mengakibatkan korban meninggal karena dugaan hipotermia.

“Ini bisa menjawab spekulasi yang berkembang luas, baik di Indonesia maupun luar negeri. Kita jadikan autopsi sebagai rujukan objektif,” tegas Huda.

Evaluasi Sistem Pendakian dan Basarnas Tetap Dibutuhkan

Meski hasil autopsi membantah tudingan keterlambatan evakuasi sebagai penyebab kematian, Huda tetap meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan insiden di gunung, termasuk regulasi pendakian dan peran pemandu.

Menurutnya, rasio pemandu dan pendaki yang saat ini sering tak seimbang harus dikaji ulang. Ia juga menekankan perlunya peningkatan koordinasi dan respons cepat dari Basarnas dalam kondisi ekstrem seperti di kawasan pegunungan.

“Satu pemandu untuk lima belas pendaki itu hampir tidak bisa mengontrol semua. Ini harus menjadi catatan,” tambah Huda.

Apakah tragedi ini akan menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pendakian gunung di Indonesia? Publik menanti langkah nyata dari pemerintah dan semua pihak terkait.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #JulianaMarins #Basarnas #GunungRinjani #Autopsi #DPRRI #SyaifulHuda #EvakuasiPendaki #NTB #Indonesia #JurnalPelopor
Previous Post

5,5 Jam Getaran Lahar Hujan di Semeru, Warga Diminta Siaga

Next Post

Cahaya Hijrah di Deket: Ghirah Tak Pernah Padam di Tengah Asa Pemuda Muhammadiyah

musa

musa

Related Posts

eropa
World

Eropa Paling Ramah Libur, Pekerja Dapat 33 Hari Cuti

19/01/2026
greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
lahan
World

Lahan Strategis 500 Meter dari Masjidil Haram Dimenangkan RI

07/01/2026
Next Post
kajian muharom PCPM Deket

Cahaya Hijrah di Deket: Ghirah Tak Pernah Padam di Tengah Asa Pemuda Muhammadiyah

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.