• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Bernabeu Berontak, Florentino Perez di Minta Mundur

Tekanan memuncak di Real Madrid, Florentino Perez disoraki mundur di Santiago Bernabeu saat krisis prestasi Los Blancos mencuat

musa by musa
20/01/2026
in Jurnal
0
Bernabeu Berontak, Florentino Perez di Minta Mundur
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Tekanan di Real Madrid mencapai titik yang jarang terlihat. Bukan hanya pemain dan pelatih yang berada di bawah sorotan, tetapi juga sosok paling berkuasa di balik layar: Florentino Perez. Presiden klub berjuluk Los Blancos itu tampak berwajah kecut ketika Santiago Bernabeu, stadion yang selama ini menjadi simbol kejayaan Madrid, justru menggema dengan teriakan tuntutan agar dirinya mundur.

Rentetan Kegagalan Memantik Amarah Publik

Musim 2025/2026 berubah menjadi mimpi buruk bagi Real Madrid. Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi pukulan telak. Luka itu semakin dalam ketika Madrid tersingkir di Copa del Rey oleh Albacete, tim divisi dua, pada babak 32 besar. Hasil tersebut dianggap mencederai harga diri klub sebesar Real Madrid.

Situasi makin rumit dengan pemecatan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala. Padahal, Alonso belum lama menukangi tim sebelum akhirnya digantikan Alvaro Arbeloa. Di balik layar, isu keretakan ruang ganti dan ego besar sejumlah pemain bintang menjadi konsumsi media dan bahan perbincangan suporter.

Bernabeu yang Biasanya Ramah, Kini Menggugat

Di laga La Liga melawan Levante, Florentino Perez hadir langsung di tribun Santiago Bernabeu, seperti kebiasaannya. Namun suasana kali ini jauh dari ramah. Sejumlah suporter secara terbuka melontarkan teriakan, “¡Dimite, Perez!” atau “Mundur kamu, Perez!”

Bagi seorang presiden klub yang terbiasa dielu-elukan, momen ini menjadi pemandangan langka. Kamera menangkap ekspresi Perez yang tak bisa menyembunyikan kekesalan. Ia tetap duduk di kursinya, namun wajah kecut menjadi simbol betapa berat tekanan yang kini ia hadapi.

Banner Protes dan Simbol Kekecewaan

Tak hanya di stadion, gelombang protes juga merambah jalanan kota Madrid. Beberapa banner bernada keras terpampang di sudut-sudut kota. Tulisan seperti “Florentino: Game Over”, “Kegagalan demi kegagalan”, hingga kritik tajam terhadap proyek ambisius seperti European Super League dan renovasi stadion menjadi bukti kemarahan fans yang menumpuk.

Bagi sebagian pendukung, Perez dianggap terlalu terobsesi dengan proyek besar dan citra global, namun melupakan keseimbangan tim di lapangan. Mereka menilai kejayaan masa lalu tak bisa terus dijadikan tameng atas kegagalan saat ini.

Warisan Besar yang Kini Dipertanyakan

Tak bisa dipungkiri, Florentino Perez adalah arsitek era Galacticos dan presiden yang membawa banyak trofi bergengsi ke lemari Real Madrid. Sejak kembali menjabat pada 2009, ia membangun klub menjadi kekuatan finansial dan komersial terbesar di dunia sepak bola.

Namun, kontrak kepemimpinannya masih berlaku hingga 2029. Artinya, secara struktural, Perez belum berada di ujung masa jabatan. Meski demikian, sepak bola modern menunjukkan satu hal: legitimasi presiden tidak hanya datang dari surat resmi, tetapi juga dari kepercayaan publik.

Antara Kesetiaan dan Tuntutan Perubahan

Kini Florentino Perez berada di persimpangan. Di satu sisi, ia memiliki sejarah, kekuasaan, dan visi jangka panjang. Di sisi lain, suara Bernabeu adalah alarm yang tak bisa diabaikan. Bagi Real Madrid, stadion selalu menjadi cermin kejujuran.

Wajah kecut Perez bukan sekadar ekspresi sesaat. Ia mencerminkan situasi klub yang sedang mencari arah. Pertanyaannya, apakah Perez akan mampu membalikkan keadaan sekali lagi, atau justru era panjangnya di Real Madrid mulai memasuki fase senja? Bernabeu tampaknya menunggu jawabannya.

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #RealMadrid #FlorentinoPerez #SantiagoBernabeu #LosBlancos #KrisisMadrid #SepakBolaSpanyol #MadridPanas
Previous Post

TasteAtlas 2025: Masakan Indonesia Kini Diakui Global

Next Post

Malam Manis Serie A: Audero Bersinar, Como Menggila

musa

musa

Related Posts

andrie yunus
Nasional

Kasus Andrie Yunus Picu Desakan Revisi UU Peradilan Militer

19/03/2026
bmkg
Nasional

Cuaca Jakarta Terasa Makin Panas, Ini Penjelasan BMKG

19/03/2026
ezra
Olahraga

Ezra Walian Siap Isi Peran Thom Haye di Timnas Indonesia

19/03/2026
newcastle
Olahraga

Barcelona Menggila, Newcastle Dihajar 7-2 di Liga Champions

19/03/2026
liverpool
Olahraga

Liverpool Cetak Sejarah Baru, Amankan Tiket Perempatfinal

19/03/2026
Gholamreza Soleimani Tewas dalam Serangan di Ibu Kota Iran
World

Gholamreza Soleimani Tewas dalam Serangan di Ibu Kota Iran

18/03/2026
Next Post
serie a

Malam Manis Serie A: Audero Bersinar, Como Menggila

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.