• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Bencana Beruntun di Sumut: 24 Warga Tewas, Daerah Gelap Total

Sumatera Utara dilanda 86 bencana dalam tiga hari, menewaskan 24 warga dan melukai puluhan lainnya. Sejumlah korban masih hilang.

musa by musa
27/11/2025
in Nasional
0
bencana
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor  – Gelombang bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Utara dalam tiga hari terakhir memunculkan duka mendalam. Sebanyak 86 kejadian banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan angin kencang tercatat terjadi di 11 kabupaten/kota. Total 24 warga dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya luka-luka dan beberapa masih dinyatakan hilang.

Banjir dan Longsor Meluas, Korban Jiwa Bertambah

Polda Sumut merilis data lengkap terkait bencana yang menyapu berbagai wilayah. Tanah longsor menjadi kejadian paling dominan dengan 59 kasus, disusul banjir 21 kejadian, pohon tumbang 4 kejadian, dan dua puting beliung. Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyebut ada 72 korban terdampak dalam rentang tiga hari terakhir.

“Dari total tersebut, 24 orang meninggal dunia, 37 luka ringan, 6 luka berat, dan 5 masih dalam pencarian,” kata Ferry.

Ia juga menegaskan bahwa tingginya curah hujan akibat cuaca ekstrem menjadi faktor utama bencana beruntun ini.

Wilayah terdampak tersebar di Kabupaten Mandailing Natal, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Nias, Kota Sibolga, dan Padang Sidempuan.

Di Tapanuli Selatan, jumlah korban tertinggi tercatat dengan 12 warga meninggal dunia dan 34 luka ringan. Sementara di Sibolga, lima orang meninggal dan empat lainnya masih dalam pencarian.

Upaya Evakuasi: 492 Personel Dikerahkan

Untuk penanganan cepat, Polda Sumut menerjunkan 492 personel gabungan dari Satbrimob, Dit Samapta, Bid Dokkes, hingga Bid TIK. Mereka melakukan TPTKP, evakuasi warga, pengamanan jalur yang tertutup longsor, dan membantu pencarian korban hilang bersama BPBD.

Debit air di berbagai titik banjir masih mencapai satu meter, sehingga proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan.

Operasi SAR Nonstop: Puluhan Warga Masih Terjebak

Basarnas memperkuat operasi SAR di Tapanuli Tengah dan Sibolga yang mengalami dampak paling parah. Kepala Kantor SAR Nias, Putu Arga Sudjarwadi, menyebut operasi dilakukan 24 jam penuh dalam kondisi yang sangat menantang.

“Akses jalan terputus, listrik padam, dan gelombang tinggi memperlambat proses,” ujar Putu.

Sebanyak 1.902 keluarga di Tapteng terdampak, terutama di Kecamatan Kolang. Satu keluarga beranggotakan empat orang ditemukan meninggal akibat tertimbun longsor.

Di Sibolga, delapan warga meninggal dan 21 orang hilang, sementara di Tapanuli Selatan tujuh warga turut tertimbun longsor.

BMKG: Siklon Tropis Senyar Pemicu Utama Bencana

BBMKG Wilayah I mengonfirmasi bahwa cuaca ekstrem dipicu oleh Siklon Tropis Senyar, bibit Siklon Tropis 95B yang berkembang sejak 21 November di Selat Malaka. Siklon ini memicu hujan ekstrem, angin kencang, serta gelombang tinggi.

Curah hujan tertinggi tercatat di Pakkat dengan 238 mm dalam sehari—kategori ekstrem. Kondisi IOD negatif dan gelombang atmosfer aktif juga memperparah situasi.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir, longsor, dan pohon tumbang di seluruh wilayah rawan Sumut.

Respons Cepat Pemprov Sumut

Pemprov Sumut mengerahkan BPBD dan peralatan evakuasi ke wilayah terdampak, termasuk perahu karet, pompa air, genset, tenda, dan logistik makanan. Bantuan sembako telah dikirim ke tujuh kabupaten/kota yang terdampak parah.

“Kami terus berkoordinasi dengan BNPB untuk percepatan penanganan,” ujar Kadis Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah.

Gubernur Sumut memantau langsung situasi dan meminta seluruh instansi mempercepat evakuasi sekaligus menyiapkan posko pengungsian.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #BencanaSumut #Banjir #Longsor #AnginKencang #Hidrometeorologi #SumateraUtara
Previous Post

Drama Utang Whoosh: Menkeu Siap Terbang ke China

Next Post

Bangga! Menag Sebut Indonesia Jadi Rujukan Islam Dunia

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
menag

Bangga! Menag Sebut Indonesia Jadi Rujukan Islam Dunia

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.