• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

BBM RI Lebih Mahal dari Malaysia, Pertamina Angkat Bicara

Malaysia turunkan harga BBM RON 95 jadi Rp7.864 per liter, berlaku 30 September 2025, rakyat langsung sambut gembira.

musa by musa
25/09/2025
in Nasional
0
bbm
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Malaysia resmi menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis RON 95 menjadi 1,99 ringgit per liter atau setara Rp7.864 per liter (kurs Rp3.952 per ringgit). Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan akan berlaku mulai 30 September 2025.

Menariknya, penurunan harga tersebut bahkan lebih cepat dirasakan oleh anggota polisi dan tentara Malaysia sejak 27 September, disusul masyarakat penerima bantuan langsung tunai pada 28 September. Pemerintah Malaysia menyebut langkah ini sebagai bentuk penghargaan kepada rakyat di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Harga BBM di Indonesia Jauh Lebih Tinggi

Sebaliknya, harga BBM dengan kadar oktan setara di Indonesia masih jauh lebih mahal. Pertamina menjual Pertamax Green 95 seharga Rp13.000 per liter, sementara SPBU swasta seperti Shell dan Vivo mematok harga Rp13.140 per liter untuk V-Power dan Revvo 95.

Perbedaan mencolok ini memicu pertanyaan publik: mengapa harga BBM di Indonesia bisa hampir dua kali lipat lebih mahal dari Malaysia?

Pertamina Beberkan Penyebab

Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan ada beberapa faktor utama yang memengaruhi harga BBM di Indonesia.

“Banyak faktor, karena harga impor bisa, harga jual kompetitif di dalam negeri bisa, biaya distribusi dalam negeri bisa,” ujarnya kepada CNN Indonesia.

Dengan kata lain, perbedaan harga bukan hanya soal bahan baku, tetapi juga struktur biaya dan mekanisme pasar di masing-masing negara.

Peran Impor dan Biaya Distribusi

Indonesia masih mengimpor sebagian besar kebutuhan BBM. Proses impor ini membuat harga sangat terpengaruh oleh fluktuasi global, mulai dari harga minyak mentah hingga biaya pengolahan.

Selain itu, faktor geografis juga membuat biaya distribusi di Indonesia lebih tinggi. Pertamina harus menyalurkan BBM ke ribuan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, sehingga logistik menjadi tantangan besar dibandingkan Malaysia yang wilayahnya lebih kecil dan terpusat.

Malaysia Terapkan Subsidi BBM

Perbedaan mendasar lainnya terletak pada kebijakan subsidi. Malaysia secara rutin memberikan subsidi besar untuk BBM, terutama RON 95, yang dianggap sebagai bahan bakar kebutuhan utama masyarakat.

Sementara itu, Indonesia sudah mengurangi skema subsidi untuk BBM non-subsidi. Pemerintah hanya memberikan subsidi besar pada Pertalite dan Solar, bukan pada BBM dengan oktan tinggi seperti RON 95.

Respons Publik dan Dampak Ekonomi

Penurunan harga BBM di Malaysia disambut positif oleh warganya, karena langsung meringankan beban hidup di tengah biaya kebutuhan pokok yang meningkat. Sebaliknya, di Indonesia, perbedaan harga ini memicu diskusi publik mengenai kebijakan energi, ketergantungan impor, serta urgensi pembangunan kilang minyak dalam negeri.

Ke depan, tantangan terbesar bagi Indonesia adalah bagaimana menjaga ketersediaan BBM dengan harga terjangkau, tanpa membebani APBN secara berlebihan, sekaligus mendorong kemandirian energi melalui pembangunan kilang dan pemanfaatan energi alternatif.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Malaysia #BBM #HargaBBM #AnwarIbrahim #EkonomiGlobal #Subsidi #
Previous Post

Geger! 631 Warga Cipongkor Jadi Korban Keracunan MBG

Next Post

BKPRMI NTB Gelar Gerakan Menanam Pohon dan Tebar Ikan, Tandai Semarak Pelantikan DPW

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
BKPRMIlombok

BKPRMI NTB Gelar Gerakan Menanam Pohon dan Tebar Ikan, Tandai Semarak Pelantikan DPW

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.