• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Aktivis Greenpeace Diteror Bangkai Ayam Berisi Ancaman

Aktivis Greenpeace Indonesia diteror bangkai ayam disertai ancaman, diduga terkait aktivitas kampanye iklim dan energi.

musa by musa
31/12/2025
in Nasional
0
greenpeace
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Teror terhadap aktivis lingkungan kembali terjadi. Rumah Manajer Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik, mendapat kiriman bangkai ayam pada Selasa pagi, 30 Desember 2025. Bangkai ayam tersebut ditemukan tergeletak di teras rumah tanpa pembungkus apa pun.

Di bagian kaki ayam, pelaku menyelipkan plastik kecil berisi secarik kertas bertuliskan pesan bernada ancaman. Tulisan tersebut berbunyi, “JAGALAH UCAPANMU APABILA ANDA INGIN MENJAGA KELUARGAMU, MULUTMU HARIMAUMU.” Pesan itu langsung menimbulkan kekhawatiran di kalangan keluarga dan rekan-rekan Iqbal.

Sempat Mendengar Suara Jatuh Dini Hari

Menurut keterangan Greenpeace Indonesia, Iqbal sempat mendengar suara benturan keras atau “gedebuk” di teras rumahnya pada Selasa dini hari. Namun, ia tidak langsung memeriksanya karena mengira suara tersebut berasal dari benda biasa.

Sekitar pukul 05.30 WIB, anggota keluarga baru menemukan bangkai ayam tersebut saat hendak beraktivitas pagi. Iqbal kemudian memeriksa kiriman itu secara langsung dan mendokumentasikan sebagai barang bukti.

Dugaan Teror Terhadap Kerja Advokasi

Kepala Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, menilai kiriman bangkai ayam tersebut kuat diduga sebagai bentuk teror. Menurutnya, intimidasi itu berkaitan erat dengan kerja-kerja advokasi yang dilakukan Iqbal dalam mengkampanyekan isu iklim dan energi.

Leonard menyebut, aksi teror semacam ini bukanlah kejadian tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah aktivis, jurnalis, hingga pegiat media sosial juga mengalami intimidasi dengan pola yang serupa.

Pola Teror Dialami Sejumlah Tokoh Publik

Greenpeace mencatat adanya kemiripan pola teror yang menimpa beberapa tokoh publik. Disk jockey asal Aceh, DJ Donny, mengaku juga menerima kiriman bangkai ayam disertai surat ancaman. Selain itu, kreator konten dan pemengaruh Sherly Annavita melaporkan mobil pribadinya dirusak serta menerima kiriman telur busuk ke rumahnya.

Menurut Leonard, sulit untuk tidak mengaitkan rangkaian teror ini dengan upaya pembungkaman terhadap suara-suara kritis yang belakangan gencar menyoroti kebijakan pemerintah.

Kritik soal Penanganan Bencana Sumatra

Dalam beberapa bulan terakhir, Iqbal melalui media sosial aktif mengunggah kritik terkait banjir di Sumatra. Ia menyoroti lambannya respons pemerintah serta akar persoalan bencana yang berkaitan dengan deforestasi dan alih fungsi lahan.

Selain unggahan di media sosial, juru kampanye Greenpeace juga kerap menyampaikan kritik melalui wawancara media. Semua pernyataan tersebut, menurut Greenpeace, bersumber dari temuan lapangan dan analisis organisasi pascabencana.

Namun, aktivitas tersebut diiringi meningkatnya serangan digital. Iqbal dilaporkan menerima komentar kasar dan ancaman melalui pesan langsung di akun media sosialnya.

Greenpeace Tegaskan Tak Akan Gentar

Leonard menegaskan bahwa kritik yang disampaikan Greenpeace lahir dari keprihatinan dan solidaritas terhadap korban bencana. Ia menekankan bahwa kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi dan tidak semestinya dibalas dengan intimidasi.

Greenpeace Indonesia mengecam keras segala bentuk teror terhadap masyarakat sipil. Leonard menegaskan, upaya intimidasi tidak akan menghentikan perjuangan organisasi dalam menyuarakan keadilan iklim, hak asasi manusia, dan demokrasi.

“Upaya teror tidak akan membuat kami diam. Greenpeace akan terus bersuara dan berdiri bersama masyarakat,” tutup Leonard.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #Greenpeace #TerorAktivis #Lingkungan #Ancaman #IqbalDamanik #HakAsasiManusia #KeamananAktivis #jurnalpelopor
Previous Post

Psikolog Bongkar Motif Anak 12 Tahun Bunuh Ibu di Medan

Next Post

Rumah Putin Diserang Puluhan Drone, Rusia Tuding Ukraina

musa

musa

Related Posts

kpk
Nasional

KPK Sita Dokumen hingga Uang saat Geledah Kantor Ditjen Pajak

14/01/2026
dana haji
Nasional

KPK Buka Dugaan Dana Haji Mengalir ke Elite PBNU

14/01/2026
mark-up
Nasional

Prabowo Murka, Bongkar Dugaan Mark-Up Energi

13/01/2026
banjir
Nasional

Banjir Rendam Jakarta, Sejumlah Ruas Tol Macet Panjang

13/01/2026
balikpapan
Nasional

RDMP Balikpapan Beroperasi, Impor Solar Ditarget Nol

13/01/2026
ronald
Nasional

Timothy Ronald Terseret Laporan Dugaan Penipuan Kripto

12/01/2026
Next Post
drone

Rumah Putin Diserang Puluhan Drone, Rusia Tuding Ukraina

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.