• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Airlangga Ultimatum Trump: Tarif RI-AS Tinggal Menunggu Anda!

Airlangga sebut dokumen negosiasi tarif dagang Indonesia-AS sudah sesuai harapan. Dialog berjalan intensif jelang batas 8 Juli.

musa by musa
27/06/2025
in Nasional
0
airlangga
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Hubungan dagang Indonesia dan Amerika Serikat tengah berada di titik krusial. Menjelang batas akhir negosiasi tarif dagang pada 8 Juli 2025, pemerintah Indonesia memastikan bahwa proses pertukaran dokumen dan dialog dengan AS telah berjalan intensif dan produktif.

Tarif Resiprokal 32% Ancam Ekspor RI

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan pengenaan tarif resiprokal sebesar 32% kepada sejumlah negara mitra dagang utama, termasuk Indonesia. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya Trump untuk menyeimbangkan neraca dagang AS yang selama ini mengalami defisit dengan negara-negara mitra.

Bagi Indonesia, kebijakan tersebut menjadi ancaman serius bagi sejumlah sektor ekspor unggulan seperti tekstil, alas kaki, hingga elektronik. Tak heran jika pemerintah RI bergerak cepat melakukan pendekatan diplomatik, termasuk pertukaran dokumen negosiasi dengan berbagai instansi dagang AS.

Airlangga: AS Tak Ajukan Permintaan Tambahan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa selama proses negosiasi, tidak ada permintaan baru dari pihak AS. Bahkan, menurut Airlangga, dokumen negosiasi yang diajukan Indonesia dianggap sudah merepresentasikan keinginan Amerika Serikat.

“Tidak (ada permintaan baru dari AS), dan kemarin sudah disampaikan, menurut mereka dokumen kita cukup merepresentasikan keinginan Amerika,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Komunikasi Intensif Antarlembaga dan Presiden

Negosiasi dilakukan dalam berbagai bentuk, termasuk pertemuan virtual antara Airlangga dan Menteri Keuangan AS Kenneth Homer Bessent, serta pejabat dari United States Trade Representative (USTR). Tak hanya itu, Commerce Secretary Howard Lutnick juga ikut terlibat dalam diskusi mengenai arah kebijakan tarif ini.

Menariknya, Airlangga juga mengungkap bahwa Presiden Prabowo Subianto telah berbicara langsung dengan Presiden Donald Trump dalam sebuah komunikasi khusus pekan lalu. Meski ia enggan membeberkan detail isi dan lokasi pembicaraan, Airlangga mengisyaratkan arah komunikasi kedua pemimpin cukup positif.

Indonesia Optimistis, Tapi Tetap Waspada

Dengan komunikasi dua arah yang aktif dan tanggapan positif dari AS atas dokumen RI, pemerintah Indonesia kini tinggal menunggu keputusan akhir dari Gedung Putih.

“Kita tunggu perkembangan selanjutnya saja,” kata Airlangga.

Pemerintah tetap optimistis bahwa Presiden Trump akan memilih melanjutkan kerja sama dagang yang saling menguntungkan, terutama mengingat Indonesia merupakan pasar penting sekaligus mitra strategis di kawasan Indo-Pasifik.

Diplomasi Ekonomi Jadi Andalan

Sejumlah pihak melihat intensitas komunikasi ini sebagai bukti bahwa diplomasi ekonomi Indonesia terus berkembang. Pemerintah tidak hanya reaktif, namun proaktif dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan ekspor nasional di tengah tekanan proteksionisme global.

Jika kesepakatan tercapai sebelum 8 Juli, Indonesia bisa terhindar dari pemberlakuan tarif tinggi yang bisa mengguncang UMKM ekspor dan pelaku industri manufaktur. Namun jika tidak, skenario terburuk bisa berupa kenaikan harga produk RI di pasar ASyang pada akhirnya mengurangi daya saing ekspor nasional.

Sumber: CNBC Indonesia

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AirlanggaHartarto #Indonesia #AmerikaSerikat #TarifDagang #EkonomiIndonesia #NegosiasiInternasional #EksporImpor #HubunganBilateral #PerdaganganGlobal #JurnalPelopor
Previous Post

Khamenei: Iran Hampir Lumpuhkan Israel di Perang 12 Hari!

Next Post

Jualan di Shopee dan TikTok Shop? Siap-Siap Dipotong Pajak!

musa

musa

Related Posts

prabowo
Nasional

Soal Laporan Palsu, Prabowo: Jangan Coba Main-main!

12/03/2026
sppg
Nasional

1.512 SPPG Disetop, DPR Nilai Pemerintah Serius Benahi MBG

12/03/2026
haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
Next Post
pajak

Jualan di Shopee dan TikTok Shop? Siap-Siap Dipotong Pajak!

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.