Jurnal Pelopor – Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) benar-benar memanas saat Persija Jakarta menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026, Jumat (28/11/2025) malam. Laga ini bukan pertandingan biasa. Tepat di hari itu, Macan Kemayoran merayakan ulang tahunnya yang ke-97, menjadikannya momentum istimewa bagi para pemain dan ribuan pendukung setia.
The Jakmania sudah bersiap jauh hari untuk menjadikan pertandingan tersebut sebagai panggung besar. Mereka memamerkan dua tifo raksasa yang langsung menyita perhatian sejak menit-menit awal. Aura perayaan terasa kuat, menyelimuti seluruh tribun GBK yang malam itu hampir seluruhnya dipenuhi warna oranye.
Tifo Macan Memeluk Trofi: Kebanggaan Jakmania
Di tribun utara, tifo raksasa bergambar seekor macan yang memeluk banyak trofi langsung menjadi pusat perhatian. Ilustrasi itu bukan tanpa makna. Jakmania ingin menunjukkan kebanggaan mereka terhadap sejarah panjang Persija serta deretan gelar yang telah diraih tim ibu kota selama hampir satu abad perjalanan.
Tampilan visualnya megah dan mendominasi area utara stadion, menggambarkan identitas Persija sebagai klub besar yang memiliki tradisi juara. Pada momen yang sama, koreografi kertas berwarna oranye dan putih juga memutari hampir seluruh sisi tribun. Atmosfernya bak final internasional, menegaskan betapa spesialnya pertandingan ulang tahun ini.
Si Pitung, M.H. Thamrin, dan Harimau Mengaum di Tribun Selatan
Tak mau kalah, tribun selatan pun menampilkan tifo berukuran masif yang menampilkan tiga sosok penting. Ada Si Pitung sebagai ikon Betawi, M.H. Thamrin sebagai pahlawan nasional asal Jakarta, dan seekor harimau yang mengaum sebagai simbol keberanian Macan Kemayoran. Kolaborasi tiga figur tersebut menciptakan narasi kuat mengenai spirit perjuangan dan identitas klub.
Kedua tifo ini menjadi bukti bahwa kreativitas Jakmania semakin berkembang. Mereka tak hanya menyuguhkan ukuran kolosal, tetapi juga pesan budaya dan historis yang melekat erat dengan Jakarta dan Persija.
Laga yang Lama Dinantikan Jakmania
Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno, sebelumnya mengatakan bahwa laga Persija vs PSIM sangat dinantikan para pendukung. Selain faktor ulang tahun klub, pertandingan ini terasa lebih spesial karena Persija kembali tampil di GBK setelah cukup lama absen.
“Sudah pasti Jakmania menantikan banget pertandingan ini. Selain karena lama tidak main di GBK, momennya juga ulang tahun Persija. Makanya koreografi bakal besar dan meriah,” kata Diky beberapa hari sebelum pertandingan.
Persaingan Ketat di BRI Super League
Laga ini juga menjadi bagian penting dari perjalanan Persija di BRI Super League musim 2025/2026. Dengan dukungan penuh dari puluhan ribu Jakmania, Macan Kemayoran diharapkan bisa tampil maksimal dan memperbaiki posisi di klasemen sementara.
Atmosfer megah, koreografi menawan, hingga perayaan ultah ke-97 menjadikan laga Persija vs PSIM sebagai salah satu pertandingan paling meriah musim ini—sebuah perayaan identitas yang kompak ditampilkan di atas dan luar lapangan.
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







