Jurnal Pelopor – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran atas keberhasilan memusnahkan 214,84 ton narkoba senilai lebih dari Rp 29 triliun. Dari jumlah tersebut, 2,1 ton di antaranya dimusnahkan langsung dalam acara yang turut dihadiri oleh Haedar.
Menurut Haedar, langkah besar Polri ini bukan hanya bentuk penegakan hukum, tetapi juga gerakan moral nasional untuk menyelamatkan masa depan bangsa dari ancaman narkotika.
“Narkoba dengan segala jenisnya adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Pemusnahan besar-besaran ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak bahwa narkoba dapat menghancurkan generasi,” tegas Haedar.
Ia juga menekankan bahwa Muhammadiyah hadir dalam kegiatan tersebut untuk menunjukkan pemihakan moral dan keagamaan terhadap upaya pemberantasan narkoba. Menurutnya, kejahatan narkoba kini menyasar kelompok rentan, termasuk anak-anak dan perempuan, sehingga perlawanan harus bersifat total dan terintegrasi.
Seruan Bangun Ekosistem Sosial Antinarkoba
Haedar menilai bahwa selain penegakan hukum, pendekatan pencegahan dan pendidikan sosial harus diperkuat. Ia mengajak seluruh elemen bangsa — mulai dari keluarga, sekolah, lembaga pendidikan, hingga organisasi masyarakat — untuk bersama menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.
“Perlu langkah-langkah pencegahan yang terstruktur, sistematik, dan masif. Tidak boleh ada kompromi terhadap segala bentuk peredaran narkoba yang merusak masa depan Indonesia,” ujarnya.
Muhammadiyah, lanjutnya, siap berkolaborasi dengan pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mengedukasi masyarakat agar menjauhi narkoba serta membangun ketahanan moral dan spiritual bangsa.
Prabowo: Polri Selamatkan 629 Juta Jiwa
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto juga memberikan apresiasi kepada Polri atas kinerja luar biasa dalam mengungkap dan menyita narkoba berbagai jenis selama periode Oktober 2024–Oktober 2025.
Menurutnya, jumlah barang bukti yang berhasil disita Polri setara dengan potensi penyelamatan 629 juta jiwa, atau lebih dari dua kali populasi Indonesia.
“Kalau tidak berhasil mereka sita, barang itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Ini capaian luar biasa,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di Mabes Polri.
Ia menegaskan, keberhasilan ini merupakan bukti nyata bahwa Polri bekerja dengan penuh dedikasi untuk melindungi rakyat Indonesia dari bahaya narkoba.
“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada seluruh anggota kepolisian di mana pun mereka bertugas,” kata Prabowo.
Sumber: Detik.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:







