• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Olahraga

Gonzales: Satu Orang Bikin Indonesia Kehilangan Harapan

Cristian Gonzales luapkan amarah usai kekalahan Indonesia dari Irak, sindir wasit Ma Ning dengan kalimat emosional di Instagram.

musa by musa
13/10/2025
in Olahraga
0
gonzales
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Legenda sepak bola Indonesia, Cristian Gonzales, meluapkan kekecewaan mendalam usai Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Kekalahan itu bukan hanya mengubur asa Garuda melangkah ke putaran berikutnya, tetapi juga meninggalkan luka emosional bagi para pendukung setia.

Ungkapan Emosional di Media Sosial

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, Gonzales menumpahkan perasaannya dengan kalimat yang sarat emosi.

“Satu orang dapat membunuh impian 270 juta masyarakat,” tulis Gonzales pada Minggu (12/10).

Kalimat itu merujuk pada wasit asal China, Ma Ning, yang memimpin pertandingan antara Indonesia dan Irak. Gonzales menilai sejumlah keputusan sang pengadil lapangan sangat merugikan tim Merah Putih.

Dalam unggahan lain, pemain yang akrab disapa El Loco itu menyertakan video momen Jay Idzes dan Thom Haye memprotes keras keputusan Ma Ning di tengah pertandingan. Ia juga membagikan potongan video emosional bersama keluarga menunjukkan dirinya dan sang istri kecewa, sementara anak mereka tampak menangis setelah peluit akhir berbunyi.

“Satu orangnya adalah dia [wasit Ma Ning],” tulis Gonzales seraya menampilkan ekspresi kecewa para pemain Timnas di lapangan.

Pertandingan Sengit dan Keputusan Kontroversial

Laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, berlangsung sengit sejak menit pertama. Timnas Indonesia tampil agresif di babak pertama dengan sejumlah peluang dari Thom Haye dan Rafael Struick, namun belum membuahkan hasil.

Memasuki babak kedua, tekanan dari Garuda tak mengendur. Sayangnya, Irak tampil lebih efektif dan berhasil mencuri gol di menit ke-76 melalui Zidane Iqbal. Pemain muda Irak itu menembus pertahanan Calvin Verdonk sebelum menaklukkan Maarten Paes dengan sepakan mendatar.

Usai tertinggal, Indonesia mencoba bangkit lewat serangan bertubi-tubi. Beberapa peluang emas hadir dari Hokky Caraka dan Justin Hubner, namun keberuntungan belum berpihak. Hingga peluit akhir, skor 0-1 bertahan dan menjadi hasil yang menyakitkan bagi skuad Patrick Kluivert.

Wasit Jadi Sorotan Tajam

Kekalahan ini segera memicu kemarahan publik. Gonzales bukan satu-satunya yang menyoroti wasit Ma Ning. Sejumlah warganet dan pengamat sepak bola juga menilai wasit asal China itu banyak membuat keputusan aneh termasuk dugaan pelanggaran keras terhadap Marselino Ferdinan yang tidak diganjar kartu.

Gonzales pun menulis sindiran keras,

“Pertandingan malam ini tanpa VAR sepertinya. Terima kasih untuk semua tim dan ofisial Timnas Indonesia, kalian malam ini sudah tampil luar biasa.”

Unggahannya segera dibanjiri ribuan komentar dukungan dari para suporter. Banyak yang menganggap Gonzales mewakili suara rakyat Indonesia yang kecewa atas kepemimpinan wasit.

Harapan Pupus, Tapi Semangat Tak Padam

Kekalahan dari Irak membuat Indonesia belum mengoleksi poin dari dua pertandingan Grup B. Sebelumnya, Garuda juga kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi. Kini, Indonesia terpuruk di dasar klasemen, sementara Irak menyamai poin Arab Saudi dengan tiga poin.

Meski peluang ke Piala Dunia 2026 telah sirna, semangat para pemain mendapat apresiasi luas. Bahkan pelatih Patrick Kluivert, yang tertangkap kamera menitikkan air mata, disebut sangat bangga atas perjuangan skuadnya.

“Kalian luar biasa malam ini. Sepak bola kadang tidak adil, tapi kita akan kembali lebih kuat,” ujar Kluivert selepas laga.

Bagi Gonzales, laga ini bukan sekadar tentang kekalahan. Ini tentang rasa kecewa kolektif seluruh bangsa yang berharap melihat Garuda terbang tinggi di panggung dunia  namun akhirnya harus terhenti karena satu keputusan yang dianggap merenggut impian jutaan hati.

Sumber: CNN Indonesia

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #CristianGonzales #TimnasIndonesia #ElLoco #KualifikasiPialaDunia2026 #WasitMaNing #GarudaFight #SepakBolaIndonesia
Previous Post

Barcelona Kepincut Rashford, Siap Permanenkan dari MU!

Next Post

Bantah! Rombongan AHY Tak Pakai Sirene “Tot Tot Wuk Wuk”

musa

musa

Related Posts

bruno
Olahraga

Bruno Fernandes Tampil Gemilang, MU Amankan Tiga Poin

16/03/2026
mbappe
Olahraga

Kabar Terbaru Mbappe Bikin Benfica Nyesel Gak Menang.

27/02/2026
real madrid
Olahraga

King of Europe! Real Madrid Susul Tim Lainnya ke 16 Besar UCL.

26/02/2026
west ham
Olahraga

Misi Tiga Poin Setan Merah di Markas West Ham.

10/02/2026
ronaldo
Olahraga

Berani Lawan PIF, Ronaldo Absen Lagi di Laga Krusial Al Nassr!

07/02/2026
iran
Olahraga

Bukan Soal Taktik, Tangis Pelatih Iran Pecah Karena Hal Ini.

07/02/2026
Next Post
sirine

Bantah! Rombongan AHY Tak Pakai Sirene “Tot Tot Wuk Wuk”

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.