• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Tunggakan Rp41 Miliar, BPJS Putus Layanan di Pamekasan

Sebanyak 50.000 warga Pamekasan kehilangan layanan BPJS gratis akibat tunggakan Rp41 miliar yang belum dibayar Pemkab selama tujuh bulan.

musa by musa
09/10/2025
in Nasional
0
bpjs
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Sebanyak 50.000 warga Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kehilangan akses layanan kesehatan gratis melalui BPJS Kesehatan. Pemutusan itu terjadi akibat tunggakan iuran sebesar Rp41 miliar yang belum dibayar oleh pemerintah daerah selama tujuh bulan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, dr. Saifudin, membenarkan penghentian layanan tersebut. “Posisi kita saat ini cut off karena ada tunggakan kurang lebih Rp41 miliar,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).

Menurutnya, layanan akan kembali dibuka setelah Pemkab melunasi minimal enam bulan dari total tunggakan.

“BPJS memberikan syarat, minimal enam bulan terbayar. Tunggakan satu bulan bisa dibayarkan tahun depan,” tambahnya.

Untuk sementara, warga yang sakit harus berobat dengan layanan umum berbayar, karena kartu BPJS mereka dinonaktifkan.

“Kalau sakit sekarang belum bisa mendapatkan layanan BPJS,” tegas Saifudin.

Pemutusan Berdasarkan Pembaruan Data Nasional

Selain tunggakan, penghentian layanan juga dipicu oleh pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DT SEN). Data ini digunakan untuk memverifikasi ulang penerima bantuan iuran (PBI) agar lebih tepat sasaran.

Namun, proses ini menuai protes dari berbagai pihak di daerah. Anggota DPRD Pamekasan, Abd. Rosyid Fansori, menilai ada kesalahan verifikasi dalam pemutusan tersebut.

“Dari 50.000 layanan kesehatan yang diputus, tidak semuanya valid. Masih banyak masyarakat miskin yang membutuhkan layanan gratis,” ungkapnya.

Ia pun meminta agar pemerintah daerah segera mengevaluasi hasil verifikasi DT SEN.

BPJS Bungkam, Pemkab Tunggu Arahan Bupati

Sementara itu, Humas BPJS Kesehatan Pamekasan, Ary Udiyanto, enggan memberikan keterangan terkait penghentian layanan ini.

“Kami belum menggelar rapat, jadi belum bisa menjawab sekarang,” ujarnya singkat.

Pemerintah Kabupaten Pamekasan sendiri masih menunggu keputusan Bupati untuk mencari solusi pembayaran.

“Kami berharap ada terobosan dari Bapak Bupati supaya layanan bisa segera normal kembali,” kata Saifudin.

Warga Terancam Tanpa Akses Kesehatan

Pemutusan layanan BPJS ini menambah beban masyarakat kecil di Pamekasan, terutama mereka yang bergantung pada layanan kesehatan gratis. Dengan kondisi ekonomi yang belum pulih, banyak warga khawatir tidak mampu membayar biaya berobat.

Langkah cepat dari Pemkab menjadi krusial agar layanan kesehatan dapat kembali diakses. Jika tunggakan tak segera dilunasi, ribuan warga akan terus kehilangan hak mereka atas jaminan kesehatan.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #BPJSKesehatan #Pamekasan #TunggakanBPJS #LayananKesehatan #PemkabPamekasan #KesehatanGratis #KrisisLayanan
Previous Post

Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026: Masih Bisa, Asal..

Next Post

Istana Berduka, Dua Prajurit TNI Gugur Saat HUT ke-80

musa

musa

Related Posts

bapenda
Nasional

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI, 30 Damkar Dikerahkan

08/08/2026
bps
Nasional

BPS: Jemaah Haji RI Habiskan Hampir Rp2 Triliun untuk ini

07/08/2026
keracunan
Nasional

Sudaryono Beberkan Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Papua

07/08/2026
ibu
Nasional

Viral! Tak Puas Dengan Hasil Foto, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

06/08/2026
bank
Nasional

Baru Ambil Uang Dari Bank, Rp30 Juta Raib Dibegal

06/08/2026
korupsi
Nasional

Tak Bisa Asal Copot, Tito Jelaskan Aturan Kepala Daerah Korupsi

06/08/2026
Next Post
prajurit

Istana Berduka, Dua Prajurit TNI Gugur Saat HUT ke-80

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.