• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Heboh! BGN Beberkan Modus Korupsi di Balik Program MBG

BGN bongkar dugaan korupsi di program MBG. Modusnya bahan baku murah dan laporan fiktif, nilai dana capai Rp70 triliun.

musa by musa
08/10/2025
in Nasional
0
mbg
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya buka suara soal dugaan korupsi yang terjadi di program Menu Bergizi Gratis (MBG). Lembaga tersebut mengungkap adanya penyimpangan di tingkat Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang mengelola dapur MBG di berbagai daerah. Modus yang ditemukan mulai dari laporan fiktif hingga penggunaan bahan baku berkualitas rendah demi meraup keuntungan pribadi.

Deputi Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menyebut setiap SPPG menerima dana operasional hingga Rp10 miliar. Dengan total sekitar 10.681 dapur MBG di seluruh Indonesia, jumlah dana yang dikelola mencapai Rp70 triliun. Nilai yang besar ini, kata Tigor, membuka peluang terjadinya penyimpangan oleh oknum pengelola.

“Bayangin uang Rp70 triliun itu kita turunkan ke dapur. Godaannya besar sekali,” ujarnya dalam acara Zona Pangan di Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2025).

Modus Korupsi: Bahan Baku Murah dan Laporan Palsu

Salah satu modus yang terungkap adalah kerja sama antara penyuplai nakal dan pengelola dapur. Mereka sengaja membeli bahan baku berkualitas rendah dengan harga murah, sementara laporan keuangan tetap mencantumkan harga tinggi sesuai standar. Dari praktik ini, pelaku bisa meraup keuntungan tambahan hingga Rp20 juta per bulan.

“Ternyata godaan ini banyak. Ada yayasan yang mengiming-imingi pengelola muda dengan selisih harga bahan baku. Akhirnya mereka tergoda, padahal itu mengorbankan kualitas makanan untuk anak-anak,” ungkap Tigor.

Ia menambahkan, sejumlah pengelola muda berstatus Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) telah diberhentikan karena terbukti melakukan pelanggaran. Menurutnya, integritas harus dijaga sejak awal karena mereka memegang tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan program gizi nasional.

Masalah Pengawasan dan Laporan Keuangan

Selain bahan baku, masalah lain muncul pada laporan keuangan fiktif dan pelanggaran SOP dapur. Banyak Kepala SPPG tidak melakukan pengawasan langsung terhadap proses pemasakan seperti yang diwajibkan. Bahkan, beberapa di antaranya terlambat atau tidak menyampaikan laporan keuangan yang sesuai fakta.

“Masalahnya tidak hanya bahan baku. Banyak juga yang tidak ikut mengawasi dapur, dan laporan keuangannya tidak benar,” kata Tigor.

Untuk menekan peluang korupsi, BGN menerapkan sistem virtual account (VA) bagi setiap dapur MBG. Mekanisme ini memastikan dana hanya dapat diakses oleh dua pihak, yakni Kepala SPPG dan perwakilan yayasan, layaknya satu rekening bersama.

“Korupsi kami atasi dengan VA. Setiap dapur punya satu ATM, dan hanya dua orang yang boleh tarik uangnya. Itu jangkar pengawasan kami,” tegas Tigor.

Upaya Perbaikan dan Teguran Tegas

BGN kini gencar melakukan evaluasi dan memberi teguran keras terhadap SPPG yang bermasalah. Tigor menegaskan, pengawasan tidak hanya menyangkut administrasi, tetapi juga kualitas bahan pangan dan kepatuhan terhadap SOP.

“Yang tidak ikut SOP dan laporan keuangannya bermasalah sudah kami beri teguran keras. Kalau tetap melanggar, akan langsung dicopot,” ujarnya.

Meski sejumlah pelanggaran telah ditemukan, BGN memastikan bahwa langkah perbaikan terus dilakukan agar dana publik yang besar tersebut benar-benar tersalurkan untuk meningkatkan gizi masyarakat, bukan memperkaya oknum.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KorupsiMBG #BadanGiziNasional #ProgramGizi #MakanBergiziGratis #DanaTriliunan #IntegritasASN #ZonaPangan
Previous Post

Isu Bom di Sekolah Internasional Tangsel, Polisi Pastikan Aman!

Next Post

Purbaya Kaget! 99% Busana Muslim di RI Ternyata dari China

musa

musa

Related Posts

bapenda
Nasional

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI, 30 Damkar Dikerahkan

08/08/2026
bps
Nasional

BPS: Jemaah Haji RI Habiskan Hampir Rp2 Triliun untuk ini

07/08/2026
keracunan
Nasional

Sudaryono Beberkan Penyebab Dugaan Keracunan MBG di Papua

07/08/2026
ibu
Nasional

Viral! Tak Puas Dengan Hasil Foto, Anak Tega Aniaya Ibu Kandung

06/08/2026
bank
Nasional

Baru Ambil Uang Dari Bank, Rp30 Juta Raib Dibegal

06/08/2026
korupsi
Nasional

Tak Bisa Asal Copot, Tito Jelaskan Aturan Kepala Daerah Korupsi

06/08/2026
Next Post
busana muslim

Purbaya Kaget! 99% Busana Muslim di RI Ternyata dari China

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.