Jurnal Pelopor – Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi laga berat melawan Arab Saudi pada partai perdana Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Dari skuad Garuda, nama yang kembali jadi sorotan adalah kiper Maarten Paes, sosok yang pernah membuat publik Arab Saudi terpukul dengan aksi heroiknya setahun lalu.
Debut Bersejarah di Jeddah
Maarten Paes pertama kali membela Timnas Indonesia dalam laga tandang melawan Arab Saudi pada 6 September 2024. Saat itu, pelatih Shin Tae-yong memberikan kepercayaan penuh kepadanya untuk mengawal gawang Indonesia di partai debutnya. Paes baru saja resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April 2024 setelah melalui proses naturalisasi yang panjang, termasuk izin pindah asosiasi dari FIFA dan CAS.
Keputusan Shin untuk menurunkan Paes menggantikan Ernando Ari sempat menjadi perbincangan. Namun kiper berusia 27 tahun itu membuktikan kualitasnya di hadapan puluhan ribu suporter tuan rumah di Jeddah.
Sempat Blunder, Lalu Menjadi Pahlawan
Meski tampil cukup tenang di babak pertama, Paes sempat membuat kesalahan di babak kedua. Ia kehilangan bola di area pertahanan sendiri sehingga berujung penalti bagi Arab Saudi. Situasi itu menjadi momen menegangkan karena eksekutor lawan adalah Salem Al-Dawsari, bintang yang pernah membobol gawang Argentina di Piala Dunia 2022.
Namun, dari sinilah cerita heroik Paes bermula. Ia berhasil menepis tendangan penalti Al-Dawsari dengan gemilang. Aksi tersebut membuat ribuan fans Arab Saudi terdiam, sementara skuad Garuda mendapat suntikan semangat besar. Pertandingan pun berakhir imbang 1-1, dengan gol Indonesia dicetak Sandy Walsh dan gol balasan tuan rumah datang dari Musab Al-Juwayr.
Pertemuan Kedua di Jakarta
Paes kembali menjadi pilihan utama ketika Indonesia menjamu Arab Saudi di Jakarta, 19 November 2024. Dalam laga itu, ia tampil impresif dengan mencatat clean sheet. Skuad Garuda menang 2-0 berkat dua gol Marselino Ferdinan. Paes mencatat tiga penyelamatan penting, dua diving save, serta 13 recoveries sepanjang laga, membuatnya mendapat rating tinggi sejajar dengan Calvin Verdonk.
Kemenangan tersebut semakin memperkuat reputasi Paes sebagai benteng kokoh di bawah mistar, sekaligus menegaskan bahwa Indonesia mampu menaklukkan salah satu raksasa Asia.
Kembali Jadi Andalan
Setelah sempat absen dalam beberapa laga terakhir, Paes diprediksi kembali menjadi pilihan utama. Pasalnya, Emil Audero yang sempat menggantikannya kini mengalami cedera. Kondisi ini membuka jalan bagi Paes untuk kembali berdiri di bawah mistar menghadapi Arab Saudi dan Irak di ronde keempat.
Kehadiran Paes tentu memberi optimisme tersendiri. Dengan pengalaman heroiknya di Jeddah tahun lalu, kiper FC Dallas itu berpotensi kembali jadi momok bagi lini depan Arab Saudi. Pertanyaannya, akankah Maarten Paes kembali mengulangi aksinya dan membawa Garuda pulang dengan hasil positif dari Jeddah?
Sumber: Bola.com
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:






