• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Sindiran ‘Makan Beracun Gratis’, Begini Respons Kepala BGN

Kepala BGN tanggapi pelesetan MBG jadi “Makan Beracun Gratis”, sebut wajar sebagai ekspresi namun ingatkan tujuan mulia program.

musa by musa
02/10/2025
in Nasional
0
bgn
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, merespons pelesetan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ramai di media sosial menjadi istilah “Makan Beracun Gratis”. Pelesetan ini mencuat bersamaan dengan maraknya kasus keracunan makanan yang diduga terkait distribusi MBG di beberapa daerah.

Dadan menegaskan bahwa komentar semacam itu sah-sah saja sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. Namun, ia mengingatkan agar jangan sampai sindiran tersebut menutupi tujuan utama dari program MBG.

“Gini ya, itu kan hak masing-masing. Tapi mohon tidak mengaburkan bahwa ini adalah program yang bertujuan mulia,” kata Dadan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

Program Prioritas Pemerintah

Lebih lanjut, Dadan menekankan bahwa program MBG merupakan cita-cita Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan gizi anak-anak Indonesia serta ibu hamil. Program ini dirancang agar kebutuhan nutrisi masyarakat, terutama generasi penerus, lebih terjamin.

“(Program) yang dilakukan oleh pemerintah Republik Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto. Jadi kita hormatilah istilah-istilah yang seperti itu,” tambahnya.

Kritik DPR soal Pelesetan MBG

Dalam rapat bersama BGN, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kepala BPOM Taruna Ikrar, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris turut menyinggung fenomena pelesetan MBG. Ia mengaku prihatin dengan munculnya istilah seperti “Makan Beracun Gratis” hingga “Makan Belatung Gratis” yang ramai di media sosial.

Charles menilai konten-konten negatif tersebut bisa memperburuk citra program. Bahkan tanpa kampanye hitam pun, menurutnya, masyarakat sudah khawatir karena adanya sejumlah kasus keracunan makanan dalam distribusi MBG.

“Ini buat saya sangat menyedihkan. Kita ingin program ini berhasil. Tapi kalau dibiarkan, tanpa ada kampanye negatif pun masyarakat bisa saja takut mengizinkan anaknya mengonsumsi MBG,” ujarnya.

Isu Kepala BGN Disindir Ahli Serangga

Charles juga menyebut, pelesetan ini kerap dikaitkan dengan latar belakang Kepala BGN, Dadan Hindayana, yang merupakan seorang ahli entomologi atau serangga. Hal itu kemudian diplesetkan di media sosial menjadi sindiran bahwa “nasi MBG bisa berbelatung.”

“Pak Dadan ini lumayan populer loh sekarang di media sosial. Fotonya banyak beredar dengan teks: Kepala BGN ahli serangga, makanya bisa ada belatung di nasi MBG,” kata Charles sambil menyesalkan guyonan yang viral itu.

Kasus Keracunan Masih Jadi Sorotan

Sejumlah kasus keracunan yang dikaitkan dengan MBG, termasuk yang terbaru menimpa cucu Mahfud Md, membuat kepercayaan publik terhadap program ini goyah. Dadan sebelumnya sudah menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut, seraya berjanji memperketat standar pengawasan makanan MBG.

Pemerintah menegaskan program ini tetap akan dilanjutkan dengan sejumlah perbaikan, mulai dari peningkatan pengawasan distribusi, pemeriksaan kualitas bahan makanan, hingga penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #MBG #MakanBergiziGratis #BGN #MakanBeracunGratis #Keracunan #KebebasanEkspresi #ProgramMulia
Previous Post

Bernardo Tavares Cabut dari PSM, Gaji Jadi Biang Kerok!

Next Post

Freeport Tak Cuma Lepas Saham, Papua Dapat Sekolah & RS

musa

musa

Related Posts

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
rekrutmen
Nasional

Prabowo Buka Wacana Tarik Rekrutmen Guru ke Pemerintah Pusat

19/09/2026
terkunci
Nasional

Terkunci di Kamar Saat Kebakaran, 2 Bocah di Surabaya Tewas

18/09/2026
tanah abang
Nasional

Polisi Selidiki Aksi Wanita Ditendang Pria di Mal Tanah Abang

18/09/2026
Next Post
saham

Freeport Tak Cuma Lepas Saham, Papua Dapat Sekolah & RS

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.