Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Geger! 631 Warga Cipongkor Jadi Korban Keracunan MBG - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Geger! 631 Warga Cipongkor Jadi Korban Keracunan MBG

Kasus keracunan MBG di Cipongkor Bandung Barat melonjak jadi 631 siswa, dua gelombang korban dirawat akibat makanan terkontaminasi.

musa by musa
25/09/2025
in Nasional
0
cipongkor
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Kasus keracunan massal akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah. Hingga Rabu (24/9/2025), jumlah korban telah mencapai 631 siswa dari berbagai sekolah. Insiden ini terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 22 September dengan 411 korban, dan 24 September dengan tambahan 220 korban.

Gelombang terbaru berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Pasirsaji, Desa Negladari. Siswa yang terdampak mayoritas dari SMK Karya Perjuangan. Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, menyebut jumlah pasien yang datang terus meningkat dari siang hingga sore.

Gejala yang Dialami Korban

Sebagian besar siswa mengalami gejala klasik keracunan makanan, seperti mual, muntah, pusing, dan diare. Namun, data Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menunjukkan kondisi korban cukup beragam:

  • 288 siswa mual
  • 109 muntah
  • 159 pusing
  • 36 diare
  • 45 sakit kepala
  • 78 lemas
  • 100 sesak napas
  • 52 demam
  • 112 sakit perut
  • 2 siswa bahkan mengalami kejang

Meskipun jumlah korban besar, sejauh ini tidak ada laporan kematian. Namun, puluhan siswa masih harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Penanganan di Fasilitas Kesehatan

Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan mendirikan posko darurat di berbagai titik untuk mempercepat penanganan. Data sementara mencatat distribusi korban sebagai berikut:

  • Puskesmas Cipongkor: 93 orang, seluruhnya sudah pulang
  • RSUD Cililin: 35 orang, terdiri dari 16 rawat inap dan 19 rawat jalan
  • Posko Kecamatan Cipongkor: 255 orang, 15 masih dirawat dan 240 sudah pulang
  • RSIA Anugrah: 22 orang, dengan 10 rawat inap dan 12 rawat jalan
  • Klinik Permata Hati: 6 orang, seluruhnya rawat inap

Plt Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar, menegaskan bahwa tim medis terus memantau perkembangan pasien, terutama yang mengalami gejala berat seperti kejang dan sesak napas.

Latar Belakang Kasus dan Tindak Lanjut

Insiden di Cipongkor ini bukan yang pertama. Beberapa hari sebelumnya, keracunan massal akibat MBG juga dilaporkan di Desa Sirnagalih. Lonjakan kasus membuat masyarakat resah dan menyoroti keamanan makanan dari dapur SPPG yang menjadi penyalur MBG.

DPR pun mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Pendidikan untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk kemungkinan audit pada dapur-dapur penyedia MBG. Pemerintah daerah juga diminta untuk sementara menghentikan distribusi makanan hingga penyebab pasti keracunan terungkap.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #KeracunanMassal #BandungBarat #MBG #MakanBergiziGratis #KasusKesehatan #Cipongkor #Pelajar #BreakingNews #KesehatanAnak #BeritaTerkini
Previous Post

Panic Buying Guncang Hong Kong, Rak Supermarket Kosong

Next Post

BBM RI Lebih Mahal dari Malaysia, Pertamina Angkat Bicara

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
bbm

BBM RI Lebih Mahal dari Malaysia, Pertamina Angkat Bicara

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.