• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Prabowo Tegaskan Indonesia Harus Berdaulat Pangan

Prabowo perintahkan percepatan pembangunan kawasan swasembada di Merauke demi wujudkan kedaulatan pangan, energi, dan air nasional.

musa by musa
17/09/2025
in Nasional
0
prabowo
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor —  Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membangun kedaulatan pangan, energi, dan air nasional. Dalam rapat terbatas di Istana Negara pada Senin (15/9/2025), Prabowo memerintahkan percepatan pembangunan kawasan swasembada terpadu di Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Instruksi ini disampaikan sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan pangan nasional, terutama menjelang pelaksanaan program makan bergizi gratis yang digulirkan pemerintah.

“Indonesia harus berdaulat, tidak boleh ada tawar-tawar. All at cost,” tegas Prabowo seperti disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai rapat koordinasi di Jakarta, Selasa (16/9).

Jawaban atas Lonjakan Permintaan Pangan

Zulkifli Hasan — yang akrab disapa Zulhas — menjelaskan bahwa stok pangan nasional saat ini memang dalam kondisi surplus, khususnya beras yang diperkirakan melampaui 3 juta ton tahun ini. Namun, program makan bergizi gratis akan mendorong lonjakan konsumsi pangan secara signifikan. Sementara itu, pertumbuhan penduduk juga terus menambah tekanan terhadap pasokan.

“Penduduk nambah terus, sementara lahan di Jawa kan terus berkurang. Maka kita siapkan kawasan baru di Merauke, tepatnya di Wanam, agar bisa menjamin suplai pangan nasional untuk hari ini dan yang akan datang,” jelas Zulhas.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp300 triliun untuk penguatan sektor pangan pada 2026. Anggaran ini akan difokuskan untuk pengembangan lahan pertanian baru, infrastruktur irigasi, penyediaan energi terbarukan, serta pengelolaan air terpadu di Merauke.

Motor Kemandirian Bangsa

Selain memperkuat ketahanan pangan, proyek ini juga diharapkan membuka lapangan kerja baru secara masif di kawasan timur Indonesia. Zulhas menyebut kawasan swasembada Merauke akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun ke depan.

“Kawasan ini juga akan menjadi sumber lapangan kerja baru, sejalan dengan arahan Bapak Presiden dalam program stimulus ekonomi 8+4+5. Di sini nanti akan banyak segala hal terlibat, dari pertanian, energi, pengelolaan air, hingga industri pengolahan hasil pangan,” ujarnya.

Dalam rapat di kantor Kemenko Pangan tersebut, turut hadir Menteri Kehutanan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, serta pejabat dari Kementerian Lingkungan Hidup. Kehadiran para menteri teknis ini menandakan bahwa program Merauke tidak hanya fokus pada produksi pangan, tetapi juga pada tata ruang, kelestarian lingkungan, dan keberlanjutan sumber daya alam.

Langkah Strategis Jangka Panjang

Pemerintah menargetkan kawasan swasembada Merauke ini bisa menjadi pusat ketahanan pangan terpadu berbasis industri dalam lima hingga tujuh tahun ke depan. Dengan luasan lahan yang sangat besar dan potensi sumber daya alam melimpah, Merauke dinilai tepat untuk dikembangkan sebagai lumbung pangan nasional yang baru.

Bila program ini berjalan sukses, Indonesia diharapkan mampu mandiri memenuhi kebutuhan pangan, energi, dan air, sekaligus mengurangi ketergantungan impor bahan pangan pokok.

“Ini bukan hanya proyek pertanian, tapi proyek kedaulatan bangsa. Kita ingin rakyat punya makanan cukup, bergizi, dan tidak lagi bergantung pada negara lain,” tegas Zulhas.

Sumber: Liputan6

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #PrabowoSubianto #KedaulatanPangan #Merauke #PapuaSelatan #EnergiNasional #AirNasional #SwasembadaIndonesia
Previous Post

BI Independen, Suku Bunga Tak Bisa Diintervensi

Next Post

KPU Minta Maaf soal Aturan Ijazah Capres-Cawapres

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
kpu

KPU Minta Maaf soal Aturan Ijazah Capres-Cawapres

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.