Jurnal Pelopor – Real Madrid tengah memantau perkembangan Javi Guerra, gelandang muda berbakat milik Valencia berusia 22 tahun, yang sempat menjadi target utama Manchester United pada bursa transfer musim panas 2025. Minat Los Blancos muncul setelah Manchester United gagal menuntaskan kesepakatan yang sempat dicapai secara lisan dengan sang pemain.
Menurut laporan sejumlah media Spanyol, minat Madrid terhadap Guerra tak lepas dari kebutuhan klub membangun generasi baru di lini tengah, menyusul pensiunnya Toni Kroos dan semakin menurunnya peran Luka Modric. Meskipun telah mendatangkan Dean Huijsen, Alvaro Carreras, Trent Alexander-Arnold, dan Franco Mastantuono, Madrid diyakini masih membutuhkan satu lagi gelandang berkarakter dinamis untuk memperkuat kedalaman skuad Xabi Alonso.
Gagal Gabung MU, Bertahan di Valencia
Sebelumnya, Manchester United dikabarkan sudah mencapai kesepakatan pribadi atau lisan dengan Javi Guerra terkait kontrak personal. Jurnalis Daniele Longo melaporkan bahwa hanya tinggal negosiasi antarklub yang belum diselesaikan. Sayangnya, kesepakatan itu gagal terealisasi karena Guerra memilih menandatangani kontrak baru di Valencia hingga 2029.
Kegagalan MU mendatangkan Guerra membuat Real Madrid kini mulai memantau situasi sang pemain. Kepala pemandu bakat Madrid, Juni Calafat, disebut bakal secara intensif mengamati penampilan Guerra sepanjang musim 2025/2026 dan membuat keputusan akhir pada musim panas 2026.
Valencia Terdesak Masalah Finansial
Valencia saat ini menghadapi tekanan finansial yang cukup serius. Meski klausul pelepasan Guerra mencapai 100 juta euro, laporan menyebut manajemen klub bersedia melepasnya dengan harga sekitar 50 juta euro karena kebutuhan mendesak untuk menyeimbangkan keuangan. Ini menjadi celah besar bagi Madrid untuk masuk dengan proposal konkret.
Namun demikian, membayar 50 juta euro untuk pemain yang baru satu musim penuh bermain reguler tetap dianggap pertaruhan besar bagi Real Madrid. Karena itu, manajemen Madrid sempat mempertimbangkan skema tukar tambah dengan Dani Ceballos.
Pertukaran Ceballos Ditolak, Juventus Mengintai
Sayangnya, rencana Madrid menukar Ceballos dengan Guerra ditolak oleh Valencia maupun sang pemain. Pihak Valencia hanya menginginkan uang tunai, sedangkan Ceballos tidak tertarik pindah ke Mestalla. Kontrak Ceballos sendiri di Real Madrid akan berakhir pada 2027, dan ia sudah jarang menjadi bagian utama dari skema Xabi Alonso musim ini.
Sementara itu, Juventus dilaporkan mulai memantau situasi Ceballos, bahkan siap mengajukan penawaran jika Madrid benar-benar ingin melepasnya. Sebelumnya, Ceballos juga sempat nyaris bergabung dengan Marseille, tetapi memilih bertahan di Santiago Bernabeu untuk memperjuangkan tempatnya.
Gaya Bermain dan Potensi Guerra
Javi Guerra dikenal sebagai gelandang box-to-box dengan kemampuan menyerang dan bertahan sama baiknya. Ia memiliki stamina luar biasa, penguasaan bola yang tenang, dan keberanian melakukan tembakan jarak jauh. Musim lalu, Guerra mencatatkan rata-rata 2,1 tekel sukses, 1,6 intersep, dan 1,5 tembakan per laga bersama Valencia di La Liga, serta mencetak beberapa gol penting yang menyelamatkan tim dari zona degradasi.
Dengan usianya yang masih sangat muda, Guerra dianggap memiliki kemiripan gaya bermain dengan Federico Valverde, dan cocok untuk menjadi bagian dari proyek regenerasi lini tengah Madrid bersama Eduardo Camavinga, Aurélien Tchouameni, dan Jude Bellingham.
Kesimpulan
- Real Madrid serius membidik Javi Guerra (22 tahun) dari Valencia.
- Guerra nyaris gabung ke Manchester United lewat kesepakatan lisan, tetapi batal.
- Valencia siap menjual karena tekanan finansial, meski minta pembayaran tunai.
- Upaya Madrid menukar Dani Ceballos ditolak, sementara Juventus kini mengintai Ceballos.
- Guerra dipandang sebagai calon jangka panjang penerus lini tengah Madrid bersama Camavinga, Tchouameni, dan Bellingham.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%
Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos
Saksikan berita lainnya:






