• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Misteri Kematian Mahasiswa RI di Wina, DPR Minta Usut Tuntas

Mahasiswa Indonesia di Belanda, Muhammad Athaya Helmi, tewas saat dampingi pejabat di Wina. DPR desak investigasi penuh.

musa by musa
10/09/2025
in Nasional
0
wina
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor –  Kematian tragis menimpa Muhammad Athaya Helmi Nasution (18), mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh studi di Belanda. Ia meninggal dunia saat bertugas mendampingi kunjungan kerja sejumlah pejabat Indonesia di Wina, Austria, pada 27 Agustus 2025.

Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh, mendesak investigasi penuh atas insiden ini. Ia menilai kasus tersebut menambah panjang daftar kematian mencurigakan di lingkungan Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

“Tentu harus diinvestigasi secara menyeluruh penyebab kematian Muhammad Athaya Helmi ini, supaya terang benderang. Ini menjadi kejanggalan karena rentetan kematian di lingkungan Kemlu terus terjadi,” kata Oleh, Rabu (10/9/2025).

Seruan Investigasi Independen

Oleh menekankan, investigasi tidak boleh dilakukan secara sepihak. Ia mengusulkan adanya keterlibatan lembaga independen demi menjamin transparansi.

“Deteksi terhadap penyebab ini perlu ditemukan. Tentunya penyelidikannya harus transparan, dan kalau bisa melibatkan pihak independen,” ujarnya.

Legislator dari PKB ini juga menegaskan bahwa tragedi tersebut harus menjadi “alarm keras” bagi Kemlu untuk memperbaiki SOP perlindungan terhadap diplomat maupun diaspora Indonesia di luar negeri.

Kronologi Menurut PPI Belanda

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda, tempat Athaya bernaung, mengungkapkan kronologi kejadian yang disebut terkait kelalaian. Athaya diketahui bertugas penuh sejak pagi hingga malam sebagai liaison officer (LO) bagi delegasi Indonesia.

PPI Belanda menyebut penyebab kematian Athaya adalah heatstroke yang berujung stroke. Mereka juga mengecam sikap abai panitia acara, termasuk event organizer (EO) dan koordinator LO.

“Alih-alih menghentikan kegiatan saat almarhum menghembuskan napas terakhir, acara kunjungan kerja tetap berlangsung. EO justru sibuk menyiapkan makan malam bersama pejabat publik,” tulis PPI Belanda dalam pernyataan resmi.

Lebih jauh, keluarga Athaya disebut mendapati adanya indikasi penutupan informasi terkait kegiatan apa dan siapa yang sebenarnya dipandu almarhum di Wina.

Respons Kemlu RI

Direktur Jenderal Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Yudha Nugraha, memastikan KBRI Wina sudah memberikan pendampingan penuh, termasuk urusan administrasi, koordinasi dengan otoritas setempat, hingga pemulasaran jenazah.

“Sesuai permintaan keluarga, jenazah almarhum telah dipulangkan ke Tanah Air pada 4 September 2025,” kata Yudha.

Kemlu menegaskan Athaya memang dilibatkan untuk mendampingi delegasi RI dalam sejumlah pertemuan resmi dengan otoritas Austria.

Suara Duka dan Tuntutan Perbaikan

Atas tragedi ini, DPR RI menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga. Namun, desakan agar kasus tidak berhenti pada ucapan duka terus menguat. Banyak pihak menilai perlindungan terhadap pelajar, diaspora, dan tenaga pendukung acara kenegaraan harus ditingkatkan agar insiden serupa tidak terulang.

Sumber: Detik.com

Baca Juga:

Wow! Negara Komunis Ini Naikkan Tunjangan Guru Sampai 70%

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

Tren Baru! Brave Pink Hero Green Ramai Dipakai di Medsos

 

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #AthayaHelmi #MahasiswaIndonesia #KemluRI #Investigasi #KematianMisterius #Wina #Belanda #KasusDiplomat #DPR #Keadilan
Previous Post

KPK: Ada Lobi Asosiasi Haji dalam Kuota Khusus

Next Post

Langkah TNI Usut Ferry Irwandi, Begini Respons Menhan Sjafrie

musa

musa

Related Posts

haji
Nasional

Kasus Kuota Haji, KPK Hentikan Pencekalan Pemilik Maktour.

20/02/2026
makan bergizi gratis
Nasional

Mitra Makan Bergizi Gratis Diguyur Insentif Rp 6 Juta Sehari.

20/02/2026
jcc
Nasional

Batik Miliaran di JCC Hilang! Polisi Akhirnya Tangkap 3 Pelaku.

17/02/2026
Lucky
Nasional

Lucky Widja Element Berpulang, Kenangan Lagu Tak Terlupakan

26/01/2026
keraton
Nasional

Konflik Keraton Memanas, Ancaman Gugatan PTUN

19/01/2026
ferry irawan
Nasional

Di Balik Tragedi Pesawat ATR, Kisah Ferry Irawan

19/01/2026
Next Post
ferry

Langkah TNI Usut Ferry Irwandi, Begini Respons Menhan Sjafrie

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.