Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
Transfer ke Daerah Turun di RAPBN 2026, Sri Mulyani Buka Suara - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

Transfer ke Daerah Turun di RAPBN 2026, Sri Mulyani Buka Suara

Sri Mulyani jelaskan penurunan anggaran Transfer ke Daerah 2026 hampir 30 persen, dialihkan untuk belanja kementerian/lembaga lebih langsung.

musa by musa
22/08/2025
in Nasional
0
daerah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alasan utama penurunan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Dalam paparannya di Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (21/8/2025), Sri Mulyani menyebut bahwa penurunan TKD merupakan bagian dari strategi penguatan peran belanja pusat melalui kementerian/lembaga (K/L) yang lebih menyasar langsung ke masyarakat.

Anggaran TKD Turun Hampir 30 Persen

Berdasarkan RAPBN 2026, alokasi TKD ditetapkan sebesar Rp 650 triliun, turun signifikan 29,34 persen dibandingkan alokasi APBN 2025 yang mencapai Rp 919,9 triliun.

“Penyesuaian alokasi TKD merupakan konsekuensi dari kebijakan pemerintah untuk memperbesar alokasi belanja kementerian/lembaga,” kata Sri Mulyani.

Ia menjelaskan bahwa meskipun terjadi penurunan di pos TKD, anggaran K/L justru meningkat dan diarahkan untuk langsung menjangkau masyarakat, termasuk di daerah.

Fokus Presiden Prabowo: Negara Lebih Hadir di Daerah

Penyesuaian ini, menurut Sri Mulyani, juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang ingin memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh rakyat di tingkat lokal. Pemerintah ingin memperkuat layanan publik dasar, seperti:

  • Kesehatan
  • Pendidikan
  • Perumahan
  • Program koperasi desa/kelurahan
  • Program strategis lainnya

“Ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar kehadiran negara semakin dirasakan rakyat di tingkat lokal,” lanjut Sri Mulyani.

Belanja Kementerian/Lembaga Meningkat

Sebagai konsekuensi pergeseran anggaran, alokasi belanja kementerian/lembaga pada RAPBN 2026 ditetapkan sebesar Rp 1.498,3 triliun, atau naik 29,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan niat pemerintah untuk mengintervensi langsung kebutuhan masyarakat melalui program-program nasional yang diimplementasikan secara terpusat, tetapi memiliki dampak lokal.

Respons dan Tantangan

Meski demikian, sejumlah pihak menyoroti bahwa penurunan TKD bisa berdampak pada kemampuan fiskal pemerintah daerah, terutama dalam menjalankan program-program pelayanan dasar secara otonom. Para ekonom bahkan mengingatkan bahwa kondisi ini bisa memicu daerah untuk mencari sumber pendapatan alternatif, termasuk potensi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Sementara itu, pemerintah menegaskan bahwa pengalihan anggaran ini tetap akan menjangkau masyarakat daerah, meski tidak lagi sepenuhnya melalui mekanisme transfer fiskal langsung.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #SriMulyani #APBN2026 #TransferKeDaerah #RAPBN2026 #BelanjaPusat #EkonomiIndonesia #AnggaranNegara
Previous Post

Medco Energi Kuasai Blok Bualuang Thailand sampai 2035

Next Post

Dua Bintang Absen! Ini Skuad Timnas Indonesia di FIFA Matchday

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
indonesia

Dua Bintang Absen! Ini Skuad Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.