• About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home News World

Tarif Trump Picu Inflasi AS, Dompet Warga Terancam Tipis

Tarif impor era Trump dinilai berpotensi dongkrak inflasi Amerika Serikat hingga 2025, meski data terbaru masih jinak.

musa by musa
14/08/2025
in World
0
trump
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Lonjakan tarif impor yang semakin menekan rantai pasok diprediksi akan memicu inflasi Amerika Serikat (AS) terus meningkat hingga akhir 2025. Meski data inflasi terbaru terlihat jinak, para ekonom menilai dampak penuh dari kebijakan tarif Presiden Donald Trump justru belum terasa.

Tarif Naik, Inflasi Menyusul

Goldman Sachs memproyeksikan tekanan inflasi akibat tarif akan meningkat seiring stok barang pra-tarif menipis, tarif efektif melonjak, dan perusahaan enggan menanggung kenaikan biaya. Michael Feroli, Kepala Ekonom AS di JPMorgan Chase, memperkirakan tarif dapat memangkas 1% Produk Domestik Bruto (PDB) dan menambah inflasi 1–1,5%.

Presiden Trump menanggapi keras analisis Goldman Sachs, bahkan menyarankan CEO David Solomon memecat ekonom David Mericle yang membuat laporan tersebut. Namun, Mericle bersikeras bahwa proyeksinya akurat dan tidak gentar dengan kritik Trump.

Prediksi Dampak Ekonomi

Ekonom UBS, Brian Rose, menilai tren penurunan inflasi inti telah terputus sejak tarif mulai masuk harga ritel. Ia memproyeksikan inflasi akan naik perlahan, meski perlambatan inflasi perumahan dan resistensi konsumen bisa menahan sebagian dampaknya.

Kenaikan tarif yang kini efektif mencapai 18% diperkirakan mendorong inflasi bulanan sekitar 0,3–0,5%. The Fed sendiri diproyeksikan mulai menurunkan suku bunga pada akhir tahun, meski inflasi tinggi masih berpotensi membuat bank sentral ragu.

Risiko Tambahan: Pengecualian De Minimis Berakhir

Salah satu risiko terbesar datang dari berakhirnya pengecualian tarif de minimis pada 29 Agustus, yang selama ini membebaskan bea masuk barang bernilai di bawah US$800. Kebijakan ini berpotensi memukul harga barang ritel dan mempercepat kenaikan inflasi inti.

Pantheon Macroeconomics memperkirakan inflasi inti akan naik ke 3,5% pada akhir tahun, sementara BNP Paribas memperingatkan tekanan harga akan meluas ke sektor jasa. Data indeks inflasi harga “lengket” The Fed Cleveland bahkan sudah mencapai 3,8% secara tahunan, tertinggi sejak Mei 2024.

Kesimpulan

Dampak tarif impor Trump terhadap ekonomi AS diperkirakan baru akan terasa penuh dalam beberapa bulan mendatang. Inflasi yang naik perlahan namun konsisten bisa menahan belanja konsumen dan memperlambat pertumbuhan ekonomi, meski sebagian analis optimistis efeknya hanya bersifat sementara. Bagi warga AS, bersiap menghadapi harga yang makin mahal menjadi pilihan yang tak terhindarkan.

 

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #TarifTrump #InflasiAS #EkonomiGlobal #PerdaganganInternasional #EkonomiAS
Previous Post

Super Cup 2025: PSG Menang Adu Penalti Lawan Tottenham

Next Post

Persib Lolos, Bojan Hodak: Mainnya Masih Belum Oke

musa

musa

Related Posts

israel
World

Negara Arab Ngamuk! Israel Caplok Tepi Barat Milik Negara.

17/02/2026
eropa
World

Eropa Paling Ramah Libur, Pekerja Dapat 33 Hari Cuti

19/01/2026
greenland
World

Momen Krusial Greenland, Pernyataan Tegas PM Denmark

13/01/2026
google
World

Laporkan Pelecehan, Pegawai Google Malah Dipecat

12/01/2026
ekspor
World

Maduro Dibui, Ekspor Minyak Venezuela ke AS Mulai Dibahas

07/01/2026
kolombia
World

Demi Kedaulatan, Presiden Kolombia Tantang AS dengan Senjata

07/01/2026
Next Post
persib

Persib Lolos, Bojan Hodak: Mainnya Masih Belum Oke

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.