Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the jnews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260

Deprecated: Function WP_Dependencies->add_data() was called with an argument that is deprecated since version 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/u621243055/domains/jurnalpelopor.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6260
9.700 Anak Mulai Sekolah Rakyat, Prabowo Resmikan Langsung - Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini
No Result
View All Result
Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya
No Result
View All Result
Home Nasional

9.700 Anak Mulai Sekolah Rakyat, Prabowo Resmikan Langsung

Sekolah Rakyat resmi dibuka, beri harapan pendidikan inklusif untuk 9.700 anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

musa by musa
15/07/2025
in Nasional
0
sekolah
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jurnal Pelopor — Pemerintah resmi menggelar hari pertama operasional Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan terobosan yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Hari ini, sebanyak 63 titik Sekolah Rakyat serentak memulai kegiatan belajar mengajar, sementara 37 titik lainnya dijadwalkan menyusul pada akhir bulan Juli.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menjelaskan bahwa total lebih dari 9.700 siswa terdaftar dalam gelombang pertama ini. Semua siswa dipilih secara langsung oleh Kementerian Sosial berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan hasil survei lapangan, tanpa melalui seleksi akademik yang ketat.

“Kalau untuk Sekolah Rakyat, tidak pakai tes akademik. Yang penting mereka dari desil satu, artinya benar-benar dari kelompok miskin dan miskin ekstrem,” tegas Gus Ipul.

Sekolah Tanpa Seleksi, Tapi Penuh Harapan

Meski tidak melalui tes, siswa tetap melalui proses academic mapping di awal masuk. Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof. Mohammad Nuh, menyebut pemetaan ini penting untuk mengukur potensi awal siswa, baik secara akademis, kesehatan fisik, maupun kondisi psikologis.

“Kalau ada yang sakit, ya diobati, bukan ditolak. Sekolah ini bukan hanya mendidik, tapi juga merawat,” ujar Nuh.

Sekolah Rakyat mengadopsi kurikulum Multi Entry-Multi Exit, yang memungkinkan siswa belajar sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing, tanpa tekanan sistem pendidikan formal yang konvensional. Ini adalah wujud nyata pendidikan inklusif dan transformatif, sebagaimana visi Presiden Prabowo Subianto yang akan meresmikan program ini bulan depan.

Bukan Sekadar Sekolah, Tapi Gerakan Sosial Nasional

Program ini menjadi bentuk afirmasi nyata negara dalam memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan. Tidak hanya memberi akses belajar, Sekolah Rakyat juga menciptakan ruang aman dan sehat bagi anak-anak miskin untuk tumbuh, berkembang, dan bermimpi besar.

Sebagaimana ditekankan Wamensos Agus Jabo, guru-guru di Sekolah Rakyat tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menjadi orang tua kedua yang mendampingi tumbuh kembang anak-anak tersebut dengan penuh kasih dan tanggung jawab.

“Sekolah Rakyat bukan sekadar pendidikan biasa. Ini adalah gerakan pemanusiaan,” ujar Kepala BIN Budi Gunawan.

Sumber: Kompas.com

Baca Juga:

Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas

Saksikan berita lainnya:

Reformasi atau Langkah Mundur? Pengesahan RUU TNI 2025

5 Skandal Hakim Terbesar di Indonesia! Bisakah Prabowo Bersihkan Peradilan?

Tags: #SekolahRakyat #PendidikanInklusif #GusIpul #KemiskinanEkstrem #AnakIndonesia #Kemensos #Prabowo #MultiEntryMultiExit #PendidikanUntukSemua #JurnalPelopor
Previous Post

Model Sukses PAUD di Desa, Tanoto Foundation Buka Rahasianya

Next Post

Ketika Irama Tongklek Menjadi Salam Selamat Datang di Gerbang Pendidikan MAM 3 Godog

musa

musa

Related Posts

kayu
Nasional

Pabrik Kayu di Lamongan Terbakar, Api Menjalar Dengan Cepat

25/09/2026
erin
Nasional

Rieke Jelaskan Alasan Dampingi Eks ART Erin Lapor Polisi

25/09/2026
lapas
Nasional

Yusril Minta Temuan Lapas Cibinong Dicek, Pegawai Bisa Disanksi

25/09/2026
Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso
Nasional

Bocah 7 Tahun di Batang Meninggal Setelah Tersedak Bakso

23/09/2026
Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam
Nasional

Suahasil Dorong Pengawasan Pajak dan Bea Cukai Lebih Tajam

22/09/2026
ponorogo
Nasional

Prabowo Tiba di Ponorogo, Hadiri Puncak 100 Tahun Gontor

19/09/2026
Next Post
Fortasi

Ketika Irama Tongklek Menjadi Salam Selamat Datang di Gerbang Pendidikan MAM 3 Godog

Jurnal Pelopor | Pelopor Berita Terdepan dan Terpercaya

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Lokal Daerah
  • Redaksi
  • Olahraga
  • Opini

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.