Jurnal Pelopor – Grup Elang Mahkota Teknologi (Emtek) kembali dipercaya sebagai pemegang hak siar turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Ini bukan pertama kalinya Emtek menayangkan ajang prestisius ini. Sejak edisi perdana pada 2015, Indosiar dan platform Emtek lainnya telah konsisten menyiarkan seluruh laga secara menyeluruh.
Melalui berbagai saluran Indosiar, Nex Parabola, Sinpo TV, dan Vidio Emtek berkomitmen menyuguhkan pertandingan berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia.
Raih Audiens Share 18,8 Persen di 2024
Pada edisi 2024, tayangan Piala Presiden berhasil mencetak audiens share sebesar 18,8 persen, angka yang tergolong tinggi untuk tayangan olahraga. Direktur SCM, Harsiwi Achmad, menyebut bahwa ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia antusias terhadap turnamen ini.
“Nilai 18,8 persen itu tinggi sekali. Karena itu berarti hampir seperlima masyarakat Indonesia yang menonton televisi saat itu, memilih menyaksikan Piala Presiden,” kata Harsiwi dalam konferensi pers di SCTV Tower, Jumat (4/7/2025).
Target Tembus 25 Persen Tahun Ini
Dengan edisi 2025 naik level ke ranah internasional, Emtek memasang target lebih tinggi. Harsiwi berharap angka audiens share bisa menyentuh 25 persen, terlebih dengan kehadiran dua klub asing: Oxford United dari Inggris dan Port FC dari Thailand.
“Harapannya tahun ini lebih tinggi karena Piala Presidennya sudah level internasional. Harapannya share-nya 25 dan rating 4 persen,” ungkapnya.
Didukung Sponsor dan Kredibilitas
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, menegaskan turnamen ini tidak hanya konsisten secara penyelenggaraan, tapi juga kredibel dalam pengelolaan. Tidak ada skandal pengaturan skor, tidak menggunakan uang negara, dan justru berhasil menarik sponsor senilai Rp55 miliar.
Menurutnya, inilah alasan Emtek dan berbagai pihak terus memberi dukungan penuh.
“Tidak ada turnamen lain yang konsisten sejak 2015. Kuncinya? Tim yang solid dan value yang dijaga,” tegas Ara sapaan Maruarar.
Kesimpulan
Dengan catatan gemilang tahun lalu dan format yang lebih bergengsi di 2025, Emtek optimis Piala Presiden tahun ini mampu meraih pencapaian audiens yang lebih tinggi. Dukungan sponsor besar, klub-klub internasional, dan jaringan siaran multi-platform menjadi modal kuat untuk menembus target share 25 persen. Piala Presiden 2025 bukan sekadar turnamen, tapi juga panggung pembuktian kekuatan industri penyiaran olahraga nasional.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
Takut Ekonomi Ambruk? Ini Aset Aman Selain Emas
Saksikan berita lainnya:







