Jurnal Pelopor – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan gelombang serangan balasan ke wilayah Israel sebagai respons atas gempuran Israel terhadap situs-situs strategis di Teheran sehari sebelumnya.
Sirene dan Ledakan Menghantui Israel
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa “puluhan” rudal telah ditembakkan oleh Iran ke wilayah Israel dalam dua gelombang serangan, dengan ledakan terdengar di kota-kota besar seperti Tel Aviv dan Yerusalem. Suara raungan sirene pertanda serangan udara menggetarkan atmosfer ibu kota, sementara sistem pertahanan udara Israel menembakkan rudal pencegat untuk menanggapi ancaman tersebut.
Tentara Israel menyatakan bahwa sebagian proyektil berhasil dicegat, namun beberapa rudal dilaporkan jatuh dan mengenai bangunan di kawasan Israel tengah, menyebabkan kerusakan dan korban luka. Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv merawat tujuh korban, enam mengalami luka ringan dan satu lainnya dalam kondisi sedang.
Haaretz, media lokal Israel, mencatat bahwa setidaknya lima orang mengalami luka akibat serangan langsung. Otoritas keamanan mendesak warga untuk berlindung ke tempat-tempat aman, meski kemudian aktivitas masyarakat kembali dibuka secara terbatas.
Serangan Israel Menyulut Api di Teheran
Di sisi lain, dampak serangan Israel sebelumnya terhadap Iran masih meninggalkan duka. Serangan yang menyasar pusat-pusat nuklir dan militer di Iran pada Jumat (13/6) menewaskan 78 orang dan melukai lebih dari 320 orang, sebagaimana disampaikan Duta Besar Iran untuk PBB. Di antara korban tewas terdapat sejumlah jenderal dan ilmuwan penting Iran, namun sebagian besar korban dilaporkan adalah warga sipil.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan rudal jarak jauh pertama yang menargetkan Tel Aviv, menimbulkan kerusakan dan korban di pihak Israel. Ledakan juga menggema di ibu kota Iran sendiri, Teheran, saat sistem pertahanan udara Iran aktif menangkis serangan susulan Israel.
Bandara Internasional Terbakar
Media semi-resmi Iran, Tasnim News, melaporkan terjadinya kebakaran besar di Bandara Internasional Mehrabad, Teheran, pada Sabtu dini hari. Video yang dibagikan menunjukkan kobaran api oranye dan kepulan asap tebal membumbung tinggi dari area bandara. Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban atau penyebab pasti kebakaran tersebut, namun diduga kuat berkaitan dengan konflik bersenjata yang sedang berlangsung.
Kecaman dan Seruan Internasional
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, dalam pernyataannya melalui media sosial, mendesak semua pihak untuk menahan diri dan segera meredakan situasi. Ia juga mengaku telah menghubungi Presiden Israel, Isaac Herzog, demi mendorong dialog damai.
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersumpah untuk terus memberikan perlawanan terhadap serangan Israel, seraya menyebut bahwa
“Israel tidak akan lolos dari kejahatan besar ini.”
Situasi Belum Stabil
Dengan saling balas serangan yang melibatkan rudal, drone, dan target strategis, situasi di kawasan Timur Tengah kini berada di ambang konflik lebih luas. Ketakutan akan eskalasi perang terbuka antarnegara kian nyata, sementara komunitas internasional terus memantau dengan kekhawatiran.
Sumber: Liputan6
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







