Jurnal Pelopor – Kamis malam, 12 Juni 2025, Forum Dialog Manusia (FDM) menggelar episode perdana podcast bertajuk “Gerakan Dakwah Digital” dengan tema menarik: Peran Mahasiswa. Disiarkan langsung melalui Instagram @uzumakimuzakieren dan @gembsky, acara ini mengangkat diskusi reflektif soal eksistensi mahasiswa dalam kehidupan sosial.
Dialog Inspiratif Bersama Aktivis Muda
Forum Dialog Manusia menghadirkan Herry Latief, mantan Ketua DPM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), sebagai narasumber. Ia menekankan bahwa mahasiswa bukan sekadar pelajar, tapi agen perubahan sosial. Kampus, menurutnya, adalah tempat mencetak manusia yang mampu menyelesaikan problematika masyarakat.
“Mahasiswa harus menyeimbangkan dunia akademik dan non-akademik. Itu kunci menjadi pribadi solutif,” – Herry Latief.
Dakwah Digital sebagai Ruang Gagasan
Moch. Muzaki, pendiri FDM sekaligus pemantik diskusi, menjelaskan bahwa forum ini bertujuan membahas tema besar: Manusia, yang akan dikupas melalui berbagai sub-tema. Diskusi ini diarahkan untuk menyodorkan rekomendasi pemecahan masalah kehidupan secara realistis dan menyentuh aspek kemanusiaan.
“Gerakan ini bukan hanya konten, tapi upaya dakwah digital yang membuka ruang solusi,” – Moch. Muzaki.
Organisasi Mahasiswa: Investasi Masa Depan
Herry juga menekankan pentingnya mahasiswa terlibat dalam organisasi sebagai investasi jangka panjang, baik untuk pengembangan pribadi maupun kontribusi sosial. Ia mengajak mahasiswa untuk peduli, peka, dan hadir sebagai penjawab zaman, minimal di lingkungannya sendiri.
FDM Hadir Setiap Pekan
FDM berkomitmen untuk menghadirkan podcast dialogis setiap pekan dengan beragam sub-tema menyentuh, mulai dari kepemudaan, etika digital, hingga isu kemanusiaan.
Saksikan kembali siaran lengkapnya di Instagram:
@uzumakimuzakieren
@gembsky
Reporter : Zainal
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







