Jurnal Pelopor – Insiden mengerikan terjadi di Ahmedabad, India, Kamis (12/6), ketika pesawat Air India Boeing 787-8 Dreamliner jatuh dan menabrak gedung asrama BJ Medical College. Tragedi itu menewaskan lima mahasiswa kedokteran yang tengah makan siang di kantin, sementara puluhan lainnya luka-luka, termasuk dokter dan staf medis.
Gagal Terbang Tinggi, Langsung Hantam Kampus
Pesawat nahas itu lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel dengan tujuan London. Namun hanya dalam hitungan menit, di ketinggian 825 kaki (sekitar 250 meter), pesawat kehilangan daya angkat dan menghantam asrama kampus pada pukul 13.40 waktu setempat. Salah satu sayapnya bahkan tersangkut di bangunan asrama.
Gambar yang Membekukan Waktu
Foto dari lokasi menggambarkan piring dan gelas yang belum sempat disentuh—para mahasiswa sedang menikmati makan siang ketika pesawat menghantam. Tembok-tembok asrama tampak hancur, dan puing pesawat berserakan di dalam area kampus.
Kesaksian yang Menggetarkan
“Saya dan dokter junior saya terluka. Ada sekitar 30–40 dokter lain yang juga cedera, dan satu atau dua dalam kondisi serius,” ujar dr. Shyam Govind, saksi sekaligus korban dari BJMC.
Salah satu orang tua korban, Ramila, menyebut putranya selamat setelah melompat dari lantai dua, meski mengalami luka-luka.
Asosiasi Dokter FAIMA turut menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini.
“Berita jadi lebih menyakitkan saat kami tahu pesawat jatuh tepat di asrama mahasiswa kedokteran. Kami siap memberi bantuan penuh,” tulis mereka di media sosial.
Insiden Boeing Semakin Panjang
Daftar Insiden Kecelakaan Boeing (Jan 2024 – Jun 2025)
2024
-
5 Jan – Alaska Airlines 737 MAX-9 – Dekompresi kabin di atas Portland akibat fuselage terlepas.
-
13 Jan – ANA 737 – Retak kaca depan kokpit, kembali ke New Chitose.
-
20 Jan – Delta 757 – Roda lepas saat taxi di Atlanta.
-
19 Feb – United 757-200 – Rusak sayap, dialihkan ke Denver.
-
4 Mar – United 737 – Kebakaran mesin, RTB ke Houston.
-
5 Mar – American 737-800 – Bird strike & kebakaran kecil di Denver.
-
7 Mar – United 777-200 – Ban lepas saat lepas landas dari San Francisco.
-
11 Mar – LATAM 787-9 – Guncangan parah, puluhan penumpang cedera.
-
31 Mar – Serve Air Cargo 737-300 – Mesin rusak & tergelincir di Kinshasa, mesin kanan terlepas.
-
5 Mei – Safe Air 727-200 – Tergelincir & tabrak pesawat lain di Malakal, 1 luka.
-
8 Mei – FedEx 767 – Mendarat hidung dulu di Istanbul, roda depan gagal keluar.
-
9 Mei – Air Senegal 737-300 – Tergelincir saat abort takeoff di Dakar.
– Corendon 737-800 – Ban pecah saat mendarat di Gazipasa, Turki. -
21 Mei – Singapore Airlines 777-300ER (SQ321) – Turbulensi ekstrem, 1 tewas, 104 luka.
-
10 Jun – Total Linhas Aéreas 737-400SF – Kebakaran saat kargo, selamat.
-
25 Nov – Swiftair (DHL) 737-400SF – Jatuh saat pendekatan di Vilnius, 1 awak tewas.
-
29 Des – Jeju Air 737-800 – Jatuh saat mendarat di Muan, 179 tewas dari 181 onboard.
2025
-
24 Jan – United 787-800 – Mendarat darurat di Lagos akibat gangguan autopilot, 38 cedera.
-
12 Jun – Air India 787-8 – Jatuh setelah lepas landas dari Ahmedabad, 241 tewas (1 selamat).
Tragedi ini mengguncang dunia penerbangan dan dunia pendidikan medis India sekaligus. Apa pendapatmu soal langkah yang harus diambil Air India dan pemerintah setelah musibah ini?
Sumber: Detik.com, CNBC Indonesia
Baca Juga:
Singonoyo Cup Meledak! Legenda Persibo Turun Gunung
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
DPP BKPRMI Dorong Pemerintah Lebih Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







