Jurnal Pelopor – Aksi pencurian motor kembali terjadi di lingkungan tempat ibadah. Kali ini, seorang pria yang menyamar sebagai jamaah salat Subuh berhasil menggondol sepeda motor milik warga di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Mojokerto, Sabtu dini hari (24/5/2025).
Pelaku yang berpenampilan layaknya muslim taat itu terekam jelas dalam rekaman CCTV masjid. Ia datang seorang diri sekitar pukul 04.27 WIB, mengenakan kemeja hitam, sarung, serta kopiah. Penampilannya yang religius sukses mengecoh warga dan jamaah masjid yang tidak curiga sedikit pun.
Aksi Terencana dan Licin
Dalam video, pelaku sempat mondar-mandir di halaman masjid sambil memantau situasi. Awalnya, ia mencoba mendekati motor Honda Beat putih. Namun, kedatangan jamaah lain membuatnya mengurungkan niat. Ia kemudian beranjak ke tempat wudu, berpura-pura seperti hendak menunaikan ibadah.
Sekitar tiga menit kemudian, ia kembali ke parkiran dan mengincar motor Honda Beat hitam bernomor polisi S 4402 NBC. Dalam waktu kurang dari satu menit, pelaku berhasil membuka kunci motor dan langsung membawanya kabur dengan tenang, seolah motor itu miliknya sendiri.
Korban Baru Sadar Setelah Salat
Ketua Takmir Masjid Baitul Muttaqin, Adib Ma’arif (56), membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku tampil sangat meyakinkan.
“Orangnya ya seperti jamaah, pakai peci, sarung, baju koko. Jadi orang tidak menyangka kalau itu maling,” ujar Adib kepada wartawan, Minggu (25/5).
Korban pencurian adalah Alex, warga sekitar. Ia baru mengetahui motornya hilang usai salat Subuh saat hendak pulang.
“Pemiliknya curiga setelah salat, karena sebelumnya sempat mendengar suara mencurigakan dari luar. Setelah dicek, motornya sudah raib,” imbuh Adib.
Polisi Turun Tangan
Kasus ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama, tim Inafis Polres Mojokerto datang ke lokasi dan mengamankan rekaman CCTV sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Identitas pelaku masih dalam proses pelacakan.
Pihak takmir berharap kasus ini segera terungkap dan menjadi pelajaran agar warga lebih waspada, bahkan di tempat ibadah sekalipun. Mereka juga mengimbau jamaah untuk selalu mengunci ganda kendaraan dan memasang kunci tambahan.
Sumber: Kabar Mojokerto
Baca Juga:
Tanpa Target Juara, Sukorejo FC Bikin Kejutan di Bali 7’s 2025!
Hari Bumi 2025: BKPRMI Galang Aksi Tanam 1 Juta Pohon
Saksikan berita lainnya:
Demo Besar Tolak Revisi UU TNI: Apa Dampaknya bagi Demokrasi Indonesia?







